Disdikbud Jateng Berharap Guru Honorer Masih Ada

BETANEWS.ID, SEMARANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) masih berharap pemerintah pusat mengizinkan adanya guru honorer. Sebab keberadaan mereka dinilai sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi adanya guru pensiun, meninggal, pindah, dan keluar di setiap tahunnya.

Berdasarkan data dari Disdikbud Jateng, saat ini ada 5.546 guru honorer di Jateng yang digaji setara UMK daerah. Sementara, sebanyak 4.531 guru honorer sudah lolos seleksi PPPK tahap dua.

Baca juga: Banyak Guru Honorer Terima Gaji di Bawah Upah Buruh, PGRI Jateng: ‘Pemerintah Kurang Adil’

-Advertisement-

Kepada Disdikbud Jateng Uswatun Hasanah menuturkan, penghapusan honorer tidak sepenuhnya menguntungkan institusi pendidikan. Sebab menurutnya akan menyusahkan bagi pihak sekolahan, karena rata-rata ASN guru yang pensiun setiap bulan di Jateng ada sekitar 160 orang.

“Kalau pegawai atau guru honorer ditiadakan nanti seperti apa solusinya kalau ada yang pensiun dan belum ada rekrutmen PPPK, karena PPPK itu kan tidak bisa direkrut sewaktu-waktu,” katanya.

Pihaknya pun mengaku, telah mengajukan permohonan untuk tetap diadakannya guru honorer tapi tidak membuahkan hasil. Bahkan prosesnya sudah sampai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) tapi belum diterima. Ketika disinggung kemungkinan Dinas Pendidikan dari provinsi lain mengajukan hal serupa, ia mengaku tak mengetahui hal itu.

Baca juga: Minta Penghapusan Guru Honorer Dilakukan Bertahap, Ganjar: ‘Guru Itu Kurangnya Masih Banyak’

“Tapi pasti semua pihak mengalami masalah yang sama mengatasi pensiunan. Mungkin nanti skemanya dioptimalkan PPPK yang sudah ada sambil menunggu pengangkatan berikutnya,” ujarnya.

Ia meminta pusat agar mendapat kewenangan menata ulang formasi guru PPPK di Jateng sesuai kebutuhan setiap sekolah. Mengingat, formasi tahun lalu yang disediakan dari pusat masih tidak sesuai dengan kebutuhan di SMA, SMK, dan SLB di Jateng.

“Dengan adanya PPPK kualifikasi terpenuhi, harapannya nanti anak-anak ditangani guru-guru yang sesuai kualifikasinya,” tutupnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER