Dari 5,7 Juta Transaksi di Trans Jateng Selama 2022, 98 Persennya Gunakan Pembayaran Tunai

BETANEWS.ID, SEMARANG – Kepala Balai Transportasi pada Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah, Joko Setyawan menyebut, jumlah transaksi penumpang BRT Trans Jateng mulai Januari hingga 20 November 2022 mencapai 5,7 juta. Jumlah tersebut dibayarkan pengguna lewat dua metode, yaitu pembayaran tunai dan nontunai.

“Dari jumlah tersebut yang menggunakan non tunai hanya 83 ribu atau 1,45 persen, dan itu angka yang kecil sekali,” ujarnya usai Peluncuran Pembayaran Nontunai Trans Jateng pada Aplikasi Si Anteng di Hotel Patra Semarang, Senin (28/11/2022).

Menurutnya, meskipun persentase penumpang yang melakukan pembayaran nontunai terbilang kecil, tetapi dari waktu ke waktu terus mengalami pertumbuhan.

-Advertisement-

Baca juga: Bepergian Bareng Trans Jateng Kini Makin Mudah dengan Pembayaran Cashless

“Pengguna nontunai masih kecil sekali, masih di angka 1,45 persen. Tapi secara perlahan sudah mengalami penambahan pengguna yang membayar secara nontunai,” ujarnya.

Untuk meningkatkan pembayaran nontunai, pihaknya baru saja meluncurkan fitur baru pembelian tiket di aplikasi Si Anteng yang bekerja sama dengan Astra Pay. Pembayaran cashless bisa dilakukan mulai hari ini Senin (28/11/2022). Hal ini diharapkan dapat memberikan layanan kemudahan kepada penumpang serta dapat meningkatkan transaksi nontunai.

Baca juga: Kisah Tariyah, Cleaning Service Trans Jateng yang Diangkat Jadi Pramujasa dan Bisa Biayai Kuliahnya

Joko menginformasikan, saat ini ada 101 armada BRT Trans Jateng dengan rincian 98 yang sudah beroperasi. Tiga BRT lainya dijadikan untuk cadangan atau pengganti jika ada trouble.

98 BRT Trans Jateng tersebut sudah beroperasi di enam koridor. Antara lain rute Semarang-Bawen,  Semarang-Kendal, Semarang-Grobogan, Purworejo-Magelang, Surakarta-Sragen, dan Purwokerto-Purbalingga.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER