BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan jemaat GITJ Kudus mengikuti sosialisasi yang diadakan bank sampah Muria Berseri dan didukung oleh Pegadaian, Kamis (15/9/2022). Mereka diedukasi pentingnya memilah sampah yang bisa diinvestasikan menjadi emas.
Seksi Pengolahan Data Bank Sampah Muria Berseri Tri Pranoto mengatakan, pihaknya mengadakan acara tersebut dengan tujuan untuk mengedukasi warga supaya menyadari bahwa sampah bisa dikelola dan bisa diinvestasikan menjadi emas.
“Tujuannya untuk mengedukasi supaya mereka menyadari bahwa sampah yang semula tak dihargai menjadi dihargai, dan mengajarkan ke warga supaya mulai memilih sampah dari rumah, dan itu bisa dikelola dengan baik,” bebernya.
Baca juga: Bank Sampah Muria Berseri Bersama Pegadaian Adakan Sosialisasi Geber Emas di SDIT Al Islam Kudus
Selain memilah sampah dari rumah, kata Noto, mereka juga bisa menjadi nasabah bank sampah Sadimas yang kemudian mereka dapat keuntungan dari sampah yang dikumpulkan. Menurutnya, sampah apapun mulai dari sampah basah (organik) dan sampah padat (anorganik) bisa dikumpulkan dan bisa ditukarkan dengan emas.
Pihaknya menargetkan ada 10 titik sosialisasi ke beberapa warga dari Jemaat gereja, warga, sekolah, dan kelompok masyarakat yang belum tahu tentang pengelolaan bank sampah.
“Jadi untuk target kami mengedukasikan sampah tak dibuang begitu saja ke 150 orang. Dan kini kita sudah melampaui target itu, supaya semakin banyak masyarakat yang sadar akan sampah yang dibuang begitu saja,” pungkas Noto.
Editor: Ahmad Muhlisin

