BETANEWS.ID, MAGELANG – Kabupaten Magelang memiliki beragam destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi, khususnya candi. Selain Borobudur, juga ada beberapa candi lainnya, salah satunya adalah Candi Ngawen.
Candi Ngawen yang berada di Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan ini, jika dibanding dengan Candi Borobudur memang bukan tandingan. Candi Borobudur merupakan wisata super prioritas dan dikelola oleh Tanan Wisata Candi yang menaungi tiga candi besar, Borobudur di Magelang, serta Prambanan dan Ratu Boko di Yogyakarta. Sementara Candi Ngawen dikelola oleh BPCB Jawa Tengah, dan untuk masuk ke candi belum ada tiket masuk.

Baca juga: Menguak Keunikan Candi Ngawen di Magelang, Candi Budha yang Dijaga 4 Singa Misterius
Untuk terus mengembangkan potensi wisata Candi Ngawen, pengelola beberapa kali mengadakan Festival Candi Ngawen. Hal ini bertujuan supaya para wisatawan berdatangan dan lebih mengenal Candi Ngawen.
Camat Muntilan Amin Sudrajad mengatakan, dalam bulan ini, juga akan digelar Festival Candi Ngawen. Yakni dilaksanakan pada 26 hingga 28 Agustus 2022.
“Sebelumnya juga telah dilaksanakan pra festival pada 11 Agustus lalu. Dalam festival nanti, akan menampilkan potensi-potensi yang ada di Desa Ngawen dengan ikonnya Candi Ngawen,” jelas Amin Sudrajad.
Pada festival nanti, juga akan ditampilkan kesenian-kesenian tradisional untuk menarik wisatawan dari luar daerah. Kesenian tradisional yang ditampilkan merupakan kesenian asli dari Magelang.
“Budaya-budaya yang ada di Desa Ngawen dengan kearifan lokalnya, kita tampilkan semua, supaya dikenal,” ujar Amin.
Baca juga: Desa Ngawen, Paket Wisata Komplet dengan Budget Murah di Dekat Candi Borobudur
Selain itu juga akan diadakan lomba menggambar untuk anak-anak dengan tema Candi Ngawen. Hal ini bertujuan, anak-anak bisa mengetahui sejarah dan budaya Candi Ngawen itu sendiri.
“Ada juga makanan khas dari Ngawen seperti buntil, wajik dan lainnya. Puncaknya nanti akan ada pawai atau karnaval budaya,” jelas Camat Muntilan itu.
Editor : Kholistiono

