31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Dari Pegawai Bank, Lia Banting Setir Jualan Hijab yang Kini Punya Ratusan Reseller

BETANEWS.ID, KUDUS – Saptaria Rosa Amalia (27) pemilik toko Saptaria Fashion terlihat sibuk merapikan kerudung yang berada di etalase kayu. Kerudung berwana biru itu ia lipat kemudian ia gantungkan pada gantungan kayu.

Sehari-hari, wanita yang akrab disapa Lia itu memang lebih banyak menghabiskan waktunya di toko yang berada di Jalan Sunan Kudus Nomor 196, Desa Kauman, Kecamatan Kudus itu. Bisnis itulah yang membuatnya rela meninggalkan kerjaanya di salah satu bank.

Beberapa koleksi hijab yang dijual di Toko Saptaria Fashion miliknya. Foto: Erna Safitri.

“Dulu saya kerja di bank selama dua tahun kemudian resign karena memang kerja di bank pulangnya selalu malam. Kebetulan suami juga sibuk kerja pulang malam juga. Saya ngalah untuk resign,” bebernya, Senin (18/7/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Jual Hijab Premium Harga Merakyat, Omzet Saptaria Fashion Capai Rp100 Juta Sebulan

Sejak keluar kerja itu, Lia lantas memutuskan untuk membuat usaha agar memiliki kesibukan. Hal tersebut disambut baik dan didukung oleh sang suami. Usaha yang dipilih oleh Lia jatuh pada bisnis hijab.

Menurutnya, Jilbab memiliki potensi dan prospek usaha yang menjanjikan. Apalagi, di Kudus hampir semua perempuan memakai jilbab. Selain itu, karakter perempuan yang gemar berbelanja sangat mendukung potensi usaha di bidang fashion.

Kegemaran berbelanja inilah yang menjadi target market bisnis hijabnya. Bahkan, untuk mencapai target pasar yang semakin luas, dirinya membuka sistem penjualan berupa agen, sub agen, dan reseller.

Untuk sistem agen dirinya memberikan potongan harga 35 persen, untuk sub agen 30 persen, dan untuk resellel 20 persen. Untuk bergabung dapat langsung DM melalui Instagram @saptaria.fashion, atau bisa datang langsung ke Toko Saptaria Fashion.

Baca juga: Saptaria Fashion, Produksi Hijab Premium Harga Miring

Saat ini, dirinya memiliki banyak agen yang tersebar di Kudus, Demak, Jepara, Pati, Purbalingga, Pemalang, Kendal, sampai Jakarta. Dari agen tersebut sudah memiliki ratusan reseller. Sistem ini, lanjut Lia, diharapkan juga dapat membantu membuka peluang usaha bagi banyak orang, karena bisa punya penghasilan dari jualan hijabnya.

Di tokonya, Lia menyediakan jilbab bergo, jilbab segi empat, jilbab pashmina, jilbab sport, gamis, tunik, celana, inner, scrunchie, dan aksesoris lainnya. Harga yang dibanderol untuk jilbab bergo masih terjangkau mulai dari Rp70 ribu sampai Rp140 ribu. Sedangkan untuk jilbab segi empat berbahan poli catton harganya dari Rp44 ribu.

“Kalau omzet, dalam satu bulan saya mampu meraup Rp50 juta sampai Rp100 juta,” pungkasnya di toko yang buka dari Senin sampai Sabtu pukul 9.00 WIB sampai 17.00 WIB itu.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER