BETANEWS, KUDUS – Relief kaligrafi berbagai model terlihat terpajang di dinding sebuah rumah Desa Jekulo Kidul, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Karya seni Islami itu merupakan karya Miftahul Huda (44) yang jadi contoh saat ada orang yang ingin memesan kepadanya. Yang menarik, kaligrafi itu rupanya terbuat dari styrofoam yang diukir hingga punya tampilan mempesona.
Pemilik Griyo Kaligrafi itu memang sudah cinta mati dengan kaligrafi sejak masih duduk di bangku sekolah. Keahlian yang terus diasahnya itu kemudian bisa jadi ladang rezeki keluargnya. Saat ini, ia telah menggarap berbagai model ukiran kaligrafi, seperti kalimat Laila Ha Illallah, nama anak, Surat al-Ikhlas, Ayat Kursi, dan Selawat Nariyah.

“Relief yang paling laris itu kaligrafi bertuliskan ayat kursi ukuran 140 x 70 sentimeter harga Rp500 ribu. Itu Kemungkinan telah membuat 150 buah kaligrafi. Ada jam bisa untuk menunjuk waktu dan ayat kursi yang banyak mendatangkan fadilah, kalau dipasang di rumah,” terangnya pada betanews.id, Selasa (19/7/2022).
Baca juga: Di Tangan Safiq, Limbah Kayu Jati Bisa Berubah Jadi Kaligrafi yang Menawan
Huda juga menerima banyak pesanan jika mendekati momen haji. Di bulan itu, banyak pelanggannya yang meminta dibuatkan relief ucapan marhaban ahlan wa sahalan, doa, dan ayat tentang ibadah haji.
“Kemarin ramainya pas musim haji ketika pemberangkatan haji. Itu ada kaligrafi dengan keterangan ayat-ayat haji, ucapan, dan doa-doa haji,” imbuhnya.
Di tempatya, Huda menyediakan kaligrafi berbagi ukuran, mulai dari ukuran kecil 40 x 60 sentimeter harga Rp100 ribu, ukuran sedang 140 x 70 sentimeter harga Rp150 ribu, dan ukuran besar 2 meter harga Rp1 juta. Selain membuat ukiran kaligrafi berbahan dasar styrofoam, Huda juga menggunakan triplek, kaca, dan kanvas.
Baca juga: Agar Dapur Tetap Ngebul, Pelukis di Kudus ini Sulap Limbah Elektronik jadi Seni Kaligrafi
Pembeli dapat memesannya secara langsung dengan mendatangi rumahnya atau melalui Instagram @hidanurulwahidah, Facebook Huda Nurul Wahidah, dan nomor WhatsApp 0823 2294 0057.
Kini pelanggan Huda tidak hanya di wilayah Kudus saja, melainkan juga dari Semarang sampai luar Jawa seperti Provinsi Aceh.
“Kebanyakan pembelinya dari Kudus sendiri. Ada juga yang di Semarang, paling jauh sering ke Aceh dikirim dengan paket,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

