SEPUTARKUDUS.COM, TUMPANG KRASAK – Tiga perempuan tampak sibuk di dalam sebuah ruangan rumah di Gang Sugipati II Desa Tumpang Krasak, Kecamatan jati, Kudus. Terlihat di ruangan tiga perempuan tersebut berbagi tugas untuk merias dua pelanggannya. Dua orang sedang memasang hijab, sedangkan satu perempuan sibuk merias wajah. Perempuan itu bernama Ria Candra Kirana (22), yang mengaku bisa “menyulap” wajah para pelanggannya menjadi tirus atau cuby, sesuai permintaan pelanggan.

Di sela aktivitasnya tersebut, perempuan yang akrab disapa Ria itu sudi berbagi penjelasan kepada Seputarkudus.com. Dia mengungkapkan, dirinya selalu memenuhi permintaan kemauan pelanggan. Bahkan pernah ada pelanggan yang minta wajahnya dibuat tirus meski pipi pelanggannya tersebut tembem, begitu juga sebaliknya.
Baca juga: Berawal Suka Berdandan, Mahasiswi UMK Ini Tak Ragu Terima Make Up Wisuda dan Pernikahan
“Sebagai perias yang menjalani usaha secara profesional, aku tidak mungkin menolak permintaan pelanggan tersebut. Dengan pengalaman dan ilmu teknik make up yang aku dapatkan beberapa kali ikut seminar, aku pun bisa mewujudkan permintaan para pelanggan. Coba saja lihat di Instagramku di situ aku unggah foto para pelanggan sebelum dan sesudah di-make up. Hasilnya pasti bikin kagum,” ungkapnya.
Perempuan yang masih tercatat sebagai mahasisiwi UMK tersebut menuturkan, selama menjalani usaha jasa make up, semua pelanggannya mengaku puas dengan hasil kerjanya. Bahkan pernah beberapa kali menerima order make up dari luar daerah, di antaranya Pati, Purwodadi, Semarang.
“Di Semarang ada acara wisuda, jadi ada beberapa orang yang akan wisuda dan untuk make up dipercayakan kepadaku. Di Purwodadi itu pelanggan lama, acara wisuda temannya. Karena hasilnya memuaskan, saat tunangan aku tetap dipercaya untuk meriasnya. Sedangkan di Pati aku harus kerja keras, karena harus merias orang sekampung untuk acara karnaval,” jelasnya.
Dia mengatakan, saat ini selain menerima jasa make up juga menerima pelatihan bagi orang yang ingin belajar. Menurutnya, untuk pelatihan tersebut dia menerima untuk personal dan pelatihan profesional make up artis (MUA), yaitu untuk merias untuk orang lain.
“Tarif kedua jenis pelatihan tersebut berbeda, untuk personal aku mematok harga Rp 750 ribu untuk tiga kali pertemuan. Sedangkan untuk pelatihan make up profesional, aku bebankan biaya Rp 1,5 juta untuk lima kali pertemuan. Untuk pelatihan profesional model bisa bawa sendiri bisa juga aku sediakan,” ungkapnya.
Menurutnya, setelah mengikuti pelatihan dijamin langsung bisa make up diri sendiri maupun orang lain, harga tersebut juga sangat terjangkau. “Selain itu ruangan yang aku sediakan untuk para pelanggan yang ingin make up dan mereka yang ingin ikut pelatihan sangat nyaman, ruangan AC, serta free wifi,” ujarnya.

