BETANEWS.ID, KUDUS – Rektor Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) Rusnoto, melepas enam mahasiswanya bergabung dengan ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyah se-Indonesia dalam KKN tingkat nasional (KKN MAs 2022) di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan. Diantaranya di Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Talakar, Kamis (28/07/2022) pagi.
Di hari Senin sebelumnya, para mahasiswa peserta KKN se-Indonesia, dari kampusnya masing-masing memperoleh pembekalan melalui daring oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Jakarta. Di antara pembicaranya yakni Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti.
Mahasiswa peserta KKN berasal dari tiga prodi, yakni Chika Hika Chaterina (D4 Teknologi Laboratorium Medis), Fika Adianasari (D4 Teknologi Laboratorium Medis), Sinta Janafialdhe Saputri (D4 Teknologi Laboratorium Medis), Fira Yulia Ardiani (S1 Keperawatan), Aulia Fajriyani Sa’adah (D4 Teknologi Laboratorium Medis) dan Tifany Ade Yaumulia A (S1 PGSD).
Baca juga: 150 Pesilat Ikuti Kejuaraan Sirkuit II Tapak Suci di UMKU
Menurut Rektor UMKU, mereka nanti akan bergabung dengan 1.018 mahasiswa se-Indonesia yang akan dipusatkan di Makasar, Sulawesi Selatan. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari 47 perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Indonesia.
“Nantinya sekitar 1.000 lebih peserta KKN bakal ditempatkan di 100 desa dari tiga kabupaten. Rinciannya, 40 desa di Gowa, 30 desa di Takalar dan 30 desa di Maros. Keenam mahasiswa dari UMKU dipastikan akan memperoleh plot penempatan di Kabupaten Gowa sesuai maping penempatan oleh koordiinator dari pusat,” ujarnya.
Rusnoto memberi pesan kepada mahasiswa, mengingatkan akan pentingnya menjaga integritas. Serta senantiasa mengamalkan nilai-nilai Muhammadiyah dan meningkatkan kedisiplinan saat di lokasi pengabdian.
“Ini merupakan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyah. Selamat berkarya bagi mahasiswa yang terpilih, gunakan kesempatan ini untuk belajar dan menebarkan manfaat kepada masyarakat. Jaga diri baik-baik dan bawa nama harum kampus serta amalkan selalu nilai-nilai kemuhammadiyahan di tempat pengabdian,” pesannya.
Senada, Ketua LPPM UMKU Noor Cholifah mengatakan, bahwa secara spesifik, pembekalan juga menekankan pentingnya integritas diri dan aplikasi keilmuan.
“Tahun ini kami menerjunkan enam mahasiswa untuk KKN Mas tingkat nasional yang akan berlangsung di Kabupaten Gowa. Pengalaman KKN, kelompok bersama perguruan tinggi lain akan menambah khasanah pengalaman dan keilmuan bagi mahasiswa peserta KKN,” ungkap dia.
Kegiatan KKN MAs periode Tahun 2022 yang difokuskan di Provinsi Sulawesi Selatan akan berlangsung selama satu minggu, dengan prioritas program pada tanggal 3 Agustus – 8 September 2022.
“Tema yang diusung dalam KKN ini yakni Penguatan Agroteknopreneur Berbasis Digital Untuk Mendukung Pengembangan Industri Dan Pariwisata,” jelas Cholifah.
Baca juga: 850 Mahasiswa UMKU Diwisuda, Ada yang Langsung Dapat Kerja di Rumah Sakit
Dirincinya, peserta KKN diseleksi melalui berbagai tahapan dan penulisan akademis yang dilakukan di kampus masing-masing.
“Rangkaian KKN MAs ini dimulai dari Training Of Trainer (ToT), Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah, Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs), Expo Hasil Program KKN, dan Seminar Hasil Program KKN,” tuturnya.
Diinformasikan, kegiatan KKN MAs periode Tahun 2022 diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian, Pemerintah Daerah Kabupaten Gowa, Maros dan Takalar. Sebagai tuan rumah kegiatan adalah Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Sulawesi Selatan, PDM, Cabang, Ranting Muhammadiyah Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Takalar serta PPM Universitas Muhammadiyah Makassar.
Editor : Kholistiono

