Usaha Es Duriannya Ramai, Eva: ‘Awalnya Saya Niat dan Nekat, Alhamdulillah Dimudahkan’

BETANEWS.ID, KUDUS – Eva Lilis (37) tampak mengambil beberapa bahan di freezer untuk membuat es durian pesanan pembeli. Setelah bahan-bahan tersebut dimasukan ke dalam mangkuk, Ia kemudian menuang santan dan gula cair, dan segera mengantarkannya kepada pembeli yang sudah menunggu.

Siang itu, Eva memang tampak sibuk melayani pembeli di kedainya yang berada di Jalan Sunan Muria No 43, Desa Barongan, Kecamatan Kudus. Ya, Eva memang patut bersyukur di usaha yang dirintis pada Juni 2022 lalu itu kini semakin ramai. Padahal, awalnya ia takut untuk memulai usaha.

Kedai Es Durian Ketan milik Eva. Foto: Kaerul Umam.

“Usaha ini memang saya nekat, karena saya takut dan mental belum siap dari dulu. Di usaha ini saya niat dan nekat, alhamdulillah diberi kemudahan,” beber Eva kepada betanews.id, Sabtu (9/7/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Kedai Es Durian Ketan Ini Jadi Primadona Baru Pecinta Durian di Kudus

Sebelumnya, Eva sudah pernah merintis usaha kuliner yang dijual secara online. Karena pada saat itu sepi pemesanan, akhirnya ia tak melanjutkan usahanya itu.

“Pernah usaha menjual soto pada waktu itu secara online, tapi tidak bisa berjalan karena kurang pengalaman dan sepi pembeli,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, ia juga pernah usaha laundry dan sudah membeli semua peralatan, tapi akhirnya juga tak berjalan. Lagi-lagi, kurangnya pengetahuan dan pengalaman jadi penyebab kagagalan usahanya itu.

Peruntungannya akhirnya mulai keliatan saat diajak bekerja sama temannya yang kebetulan owner pusat Es Durian Ketan. Ia menerima tawaran itu karena risikonya rendah karena sifatnya waralaba.

“Dia pun sudi menggaransi semisal ada masalah apapun. Itu yang membuat saya lebih tenang dalam menjalani usaha ini,” tambahnya.

Baca juga: Kisah Tedi Bangkit dari Pandemi, Rintis Balis Coffee di Kampung yang Kini Makin Ramai

Di usaha yang baru berjalan satu bulan itu, kini ia sudah melihat prospek ke depan yang cerah, lantaran banyak dari pembelinya yang cocok dan balik lagi di kemudian hari.

Ia menuturkan, kedai tersebut menyediakan es durian dengan banyak varian toping seperti ketan, mutiara (sagu), kacang hijau, cendol, dan kelapa. Pihaknya juga menyediakan aneka wedangan seperti kolak durian, angsle, ronde, susu jahe tape, dan es cendol.

“Untuk harga yang ada duriannya Rp18 ribu, kemudian yang lain antara Rp8 ribu sampai Rp10 ribu,” rincinya di kedai yang buka setiap hari mulai pukul 11.00 WIB sampai 21.00 WIB tersebut.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER