31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Festival Kuliner Kauman Resmi Dibuka, Jadi Destinasi Wisata Baru di Semarang

BETANEWS.ID, SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meresmikan Festival Kuliner Kauman di Aloon-aloon depan Masjid Agung Semarang, Jumat (16/07/22). Ini sebagai destinasi wisata kuliner baru di Kota Semarang.

Grand opening Festival Kuliner Kauman ini dimulai pukul 18.00 WIB dengan pentas penyambutan live band dan 100 penerbang hadroh. Lalu untuk acara puncak peresmian dimulai pukul 20.30 WIB dengan membunyikan sirine dibarengi letusan kembang api.

Diresmikannya wisata kuliner ini pun disambut baik oleh masyarakat Semarang. Hal ini bisa terlihat dari banyaknya masyarakat yang datang hingga seperti lautan manusia.

-Advertisement-
Kemeriahan Festival Kuliner Kauman di depan Masjid Agung Semarang. Foto: Kartika Wulandari.

Baca juga: Kudus Festival 2022 Hadir di Jakarta, Mulai dari Kuliner hingga Budaya Kota Kretek Ada di Sini

Ketua Yayasan Badan Pengelola Masjid Agung Semarang Khammad Ma’sum Alhafidz menjelaskan, Festival Kuliner Kauman ini sebagai salah satu cara untuk meramaikan alun-alun yang ada di Masjid Agung Kauman. Sehingga diharapkan nantinya Masjid Agung Kauman serta Pasar Johar bisa ikut ramai.

“Hari ini Festival Kuliner Kauman resmi dibuka, tujuan adanya ini untuk meramaikan alun-alun. Jadi kalau alun-alun ramai otomatis yang datang ke masjid untuk ibadah juga banyak dan Pasar Johar, Kauman dan Kanjengan pun juga ikut ramai,” katanya.

Dalam festival ini, lanjut Ma’sum, ada 63 pedagang. Adapun jenis makanan yang dijajakan, yaitu 40 persen menjual jenis makanan tradisional, 40 persen makanan kekinian, dan 20 persen minuman, mainan dan aksesoris.

“Festival Kuliner Kauman ini akan dilakukan satu minggu 3 kali, yaitu setiap hari Jumat sampai Sabtu, mulai jam 4 sore sampai 10 malam. Kemarin yang daftar ada 269 pedagang, tapi kita seleksi jadi 63 pedagang saja. Yang kita pilih, pertama 40 persen makanan tradisional seperti nasi trawu, nasi tiwul, nasi gudek, kemudian 40 persen makanan kekinian seperti korea dan Jepang yang dijamin halal, dan 20 persen minuman, mainan dan aksesoris,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, menurutnya Festival Kuliner Kauman tersebut sangat keren, karena dari sebuah bangunan yang tidak ramai bisa dikembangkan oleh pengurus Masjid Agung Kauman menjadi Festival Kuliner Kauman.

Baca juga: Pasar Kangen Jogja, Obat Rindu Menikmati Kuliner Tradisional hingga Memburu Barang Antik

“Acaranya sangat keren, tapi saya menambahkan untuk dijaga kebersihannya agar semakin menarik. Karena lokasinya dekat dengan Semawis, ini bisa menjadi pilihan bagi pengunjung, jadi Festival Kuliner Kauman menyediakan makanan halal,” ujarnya.

Pihaknya pun berharap, Festival Kuliner Kauman ini bisa terus ada, semakin banyak yang datang, dan UMKM juga semakin maju.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER