BETANEWS.ID, SURAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah mengirim tim yang terdiri dari Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menangani bencana banjir di Pati, termasuk memperbaiki tanggul yang jebol.
“Mereka sudah ada di lapangan. PUPR sudah turun, BBWS saya minta turun, dan hari ini kami koordinasi. Pak Bupati, BPBD juga sudah respons, PMI sudah turun juga di sana,” kata Ganjar usai memberikan kuliah kebencanaan pada mahasiswa Politeknik Akbara Surakarta, Kamis (14/7/2022).
Ganjar mengimbau para relawan agar segera mengevakuasi warga yang terdampak banjir di sejumlah titik di Pati. Ganjar juga meminta agar tanggul darurat yang jebol di Sungai Sat segera diperbaiki.
Baca juga: Sungai Piji Penuh Sampah Sebabkan 59 Rumah di Kesambi Kudus Terendam Banjir
“Maka yang penting tolong orangnya. Tapi segera yang jebol diperbaiki,” tegasnya.
Sebagai informasi, Sejumlah desa di Kabupaten Pati diterjang banjir. Di Kecamatan Pati ada Desa Mulyoharjo, Kutoharjo, Kalidoro, dan Widorokandang. Kemudian di Kecamatan Wedarijaksa banjir merendam Desa Ngurensiti, Ngepungrojo, dan Mbapoh. Sementara di Kecamatan Margoyoso banjir merendam Desa Tunjungrejo, Bulumanis, dan Sidomukti.
Data dari BPBD Kabupaten Pati, hujan yang terjadi semalaman pada Rabu (13/7/2022) hingga Kamis (14/7/2022) dini hari juga mengakibatkan longsor di Kecamatan Tlogowungu. Ada tiga desa yang terdampak longsor.
Editor: Ahmad Muhlisin

