BETANEWS.ID, BOYOLALI – Pemerintah Arab Saudi menetapkan aturan usia maksimal jemaah yang hendak menunaikan ibadah haji. Adapun usia maksimal bagi jemaah calon haji adalah 65 tahun.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Musta’in Ahmad, saat penerimaan jemaah calon haji kloter pertama di Asrama Haji Donohudan Jumat (3/6/22).
Baca juga : Impian 147 Lansia di Kudus untuk Segera Haji Pupus Setelah Arab Saudi Batasi Usia Jemaah
Musta’in menjelaskan, aturan tersebut diberlakukan mulai 2022 ini, saat kembali dibukanya ibadah haji di Tanah Suci.
“Kita menyesuaikan aturan Arab Saudi. Misalnya mereka menetapkan batasan usia maksimal 65, kita akan ikuti ketentuannya. Nah apakah ini permanen, tahun depan juga begitu atau gimana, kita juga belum tahu,” jelasnya.
Meskipun ibadah haji tahun ini dikenakan batasan usia, Musta’in menjelaskan, bahwa hal tersebut tidak berlaku untuk ibadah umrah. Menurutnya, aturan umrah tahun ini masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Sampai umrah yang ini, juga nggak ada batasan usia. Tapi untuk haji memang ada batasan usia,” kata dia.
Menurut Musta’in, tidak ada penjelasan yang lengkap terkait dengan tidak adanya pembatasan usia bagi yang melaksnakan ibadah umrah itu. Namun, menurutnya aturan tersebut diberlakukan karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Ditambah juga dengan cuaca panas di Arab Saudi.
“Siklus sekarang ini di sana tinggi ya, angkanya bisa sampai 47, 48 derajat atau lebih. Padahal haji itu beda dengan umrah. Kalau umrah kan selesai di belakang masjid, tapi haji harus di Arafah, perlu persiapan, harus nginep di Arafah. Yang artinya, itu dingin dan ditempat terbuka,” paparnya.
Selain iklim cuaca, Pemerintah Arab Saudi juga masih memberlakukan tes swab PCR bagi para jemaah. Menurut Musta’in, hal tersebut merupakan bentuk ikhtiar, sehingga ibadah haji dapat berjalan dengan lancar.
Baca juga : Jemaah Calon Haji Asal Pati Sudah Tiba di Asrama Haji Donohudan
“PCR ini ditetapkan Saudi sebagai ikhtiar dan menggaransi pelaksanaan ini berjalan sehat lancar aman dan sempurna. Jadi diharapkan ibadah hajinya mabrur,” tuturnya.
Sehingga, untuk saat ini, calon jemaah yang sudah melampaui batasan usia akan digantikan dengan antrean jemaah yang masih berusia di bawah umur maksimal.
“Dengan yang sekarang tertunda karena jumlah atau usia, atau pandemi ya kita berharap tahun depan Saudi ada rekomendasi baru,” harapnya.
Editor : Kholistiono

