BETANEWS.ID, KUDUS – Harga minyak goreng kemasan di Kabupaten Kudus masih terbilang mahal. Sebab, harga untuk satu liter minyak goreng kemasan di pasar tradisional Kudus masih di kisaran harga Rp 23 ribu.
Satu di antara pedagang Pasar Bitingan Kudus yakni Beni Irianto mengatakan, harga minyak goreng kemasan saat ini paling murah saat ini Rp 23 ribu. Sedangkan untuk kemasan dua liter harganya Rp 46 ribu.

Baca juga : Meski Ada BLT, Ganjar Akan Tetap Perjuangkan Harga Minyak Goreng Rp14 Ribu
“Masih terbilang mahal. Namun, harga tersebut sudah mengalami penurunan sejak dua pekan lalu. Sebelumnya, harga minyak goreng kemasan itu Rp 25 ribu per liter dan Rp 50 ribu untuk kemasan dua liter,” ujar pria yang akran disapa Beni kepada Betanews.id, Selasa (24/5/2022).
Beni menduga, penurunan harga minyak kemasan itu dikarenakan kebijakan pemerintah yang melarang ekspor minyak goreng ke luar negeri. Bahkan, sepekan lalu ada info dari distributor, bahwa harga minyak goreng kemasan akan turun lagi.
“Infonya begitu, tapi karena kemarin kran ekspor minyak goreng dibuka lagi ya saya tidak tahu. Semoga saja harga minyak goreng kemasan benar turun lagi,” beber pemilik Toko Fatimah tersebut.
Hal yang sama juga diungkap oleh pedagang lain yakni Abdul Aziz. Dia mengatakan, harga minyak goreng kemasan memang mengalami penurunan. Namun, harganya masih terbilang mahal. Sehingga pembeli pun berkurang.
“Harga minyak goreng kemasan sejak dua pekan lalu memang turun. Namun pembelinya juga ikut turun atau sepi,” ujar pria yang akrab disapa Aziz tersebut.
Baca juga: Harga Minyak Goreng di Atas Rp 23 Ribu, Pedagang Gorengan: ‘Membunuh Kami’
Pemilik Toko Aziz Bawah itu menuturkan, sepinya pembeli minyak goreng kemasan karena warga banyak yang beralih ke minyak goreng curah. Sebab, dengan kualitas yang tak jauh beda, tapi nyatanya harga minyak goreng curah jauh lebih murah.
“Saya dengar harga minyak goreng curah itu sekitar Rp14 ribuan. Selisihnya terlalu banyak. Saya berharap harga minyak goreng kemasan bisa stabil dan selisih sama minyak curah tidak begitu jauh,” harap Aziz.
Editor : Kholistiono

