Ribuan Paket Sembako Harga Rp115 Ribu Ini Dijual Pemkot Semarang Hanya Rp50 Ribu

BETANEWS.ID, SEMARANG  – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Perdagangan menyiapkan 3114 paket sembako murah di halaman Balai Kota Semarang, Selasa Selasa (26/4/2022). Bazar murah tersebut diadakan oleh Pemkot Semarang setiap tahun.

“Jadi Bazar itu setiap tahun diadakan, cuman kita absen dua kali selama masa pandemi. Itu tadi ada sembako 3114 paket,” jelas Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang  Nurkholis.

Nurkholis menjelaskan, paket sembako tersebut terdiri dari beras sebanyak 5 kilogram, minyak goreng kemasan 2 liter, dan gula 1 kilogram.

-Advertisement-

Untuk harga isi dalam satu paket sembako tersebut adalah Rp115 ribu, dan pihaknya menjual kepada masyarakat seharga Rp50 ribu.

Baca juga: Pemkab Jepara Gelar Pasar Murah di SCJ

Pemkot Semarang juga bekerja sama dengan kecamatan seluruh Kota Semarang untuk menyediakan sembako kepada masyarakat melalui pendataan dari kelurahan.

“Kupon dibagikan melalui kecamatan untuk didistribusikan ke kelurahan yang masyarakat kurang mampu,” ucapnya.

Pihaknya menyebut, sembako murah itu diprioritaskan untuk masyarakat yang kurang mampu. Melalui bazar di Balai Kota Semarang dia berharap dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu.

“Dari dinas menghimpun untuk pelaku usaha untuk berbagi rasa. Dengan cara menjual sembako murah,” ucapnya.

Selain sembako yang dibagikan murah, dirinya juga memfasilitasi lapak gratis bagi pelaku usaha dan UMKM Semarang. Sebanyak 154 lapak UMKM disediakan ruang di halaman balai kota.

Baca juga: TPID Solo Selenggarakan Pasar Murah, Sasar 2 Ribu Penerima

“Fasilitas lapak gratis tersebut supaya pelaku usaha tidak menjual dagangannya dengan harga tinggi karena sewa lapak yang begitu mahal,” imbunya.

Sementara itu, penerima sembako murah Keisha Nurvianita mengaku dirinya mendapat kupon pembelian sembako murah dari orang tuanya yang bekerja sebagai PNS.

“Semoga bisa seperti inilah, biar orang orang yang kurang mampu bisa beli sembako di sini,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER