31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Mawar Hartopo Naik Delman Keliling Desa Kaliwungu Pantau Kegiatan PKK Dalam Penilaian Lomba Desa

BETANEWS.ID, KUDUS – Mawar Hartopo naik delman di acara penilaian Desa Kaliwungu yang mewakili Kecamatan Kaliwungu dalam acara lomba desa tingkat Kabupaten Kudus. Dengan didampingi istri kepala desa setempat, istri orang nomor satu di Kabupaten Kudus tersebut berkeliling desa dan menemui kelompok PKK yang ada di desa tersebut.

Mawar Hartopo yang merupakan Ketua TP PKK Kudus disambut kelompok-kelompok kerja PKK yang ada di Desa Kaliwungu. Total ada delapan kelompok PKK yang menyambut kehadirannya.

Mawar Hartopo menunjukkan tas rajut bikinan PKK Desa Kaliwungu. Foto: Rabu Sipan.

Baca juga : Produk Rajut dari Desa Kaliwungu Sudah Kirim hingga Kalimantan

-Advertisement-

Setiap berjumpa kelompok PKK, Mawar Hartopo dengan ramah menyapa dan kemudian berfoto. Baru di Pokja satu yang ada program Bina Keluarga Lansia (BKL) perempuan yang akrab disapa Mawar itu turun dari delman dan diikuti oleh jajarannya.

Ia pun kemudian diajak ibu-ibu PKK untuk senam. Usai senam, Mawar pun kemudian melihat produk kerajinan dari anggota PKK yang sudah lanjut usia, yakni tas tenteng terbuat dari limbah tali peti kemas.

Mawar pun tampak takjub dengan hasil karya tersebut. Ia tidak menyangka, bahwa tas yang dipegang itu berbahan limbah.

“Kerajinan ini sangat bagus dan kreatif. Tidak sangka ya terbuat dari limbah. Harus ditingkatkan ini dan harus ada pelatihan, agar saat ada pesanan dalam jumlah banyak bisa melayani,” ujarnya.

Kemudian, Mawar pun bergeser ke rumah sehat di Desa Kaliwungu. Setelahnya, dia juga melihat penanganan stunting oleh kelompok PKK di Desa Kaliwungu yang dianggapnya sangat bagus.

Di lokasi tersebut, Mawar memberikan bantuan kepada para ibu hamil dan para bayi di bawah lima tahun (Balita). Ia terlihat gemas melihat balita yang rambutnya lebat. Ia pun kemudian menggendong bayi tersebut.

“Intinya jadi seorang ibu itu harus telaten. Saat anak mogok makan, seorang ibu harus telaten membujuk anaknya agar mau makan. Jika ditelateni pasti bisa kok,” ungkapnya.

Kemudian ia pun pindah ke Pokja lain yang memiliki beberapa produk UMKM. Di antaranya rajut, bros, serta berbagai camilan. Menurutnya, rajutnya sangat cantik dan ada rajut sepatu bayi yang sangat lucu. Ia pun terlihat mencicipi camilan khas Desa Kaliwungu yakni steling.

“Stelingnya rasanya enak banget. Biasanya kan terbuat dari singkong, tapi ini dari nanas. Jadi top banget inovasinya,” ucap Mawar sembari memberi jempol.

Dia mengaku, PKK Desa Kaliwungu penuh suprise. Semuanya serba ada, makanan, produk UMKM hingga layanan kesehatan serta kretaivitas ibu-ibu di desa tersebut sangat mengesankan.

Baca juga: Hadiah Ratusan Juta Disiapkan untuk Pemenang Lomba Desa dan Kelurahan di Kudus

“Imbuannya ini bisa ditingkatkan lagi. Makin dikembangkan untuk produk UMKM dan lainnya,” tuturnya.

Sementara itu Ketua PKK Desa Kaliwungu, Eni Kusrini mengatakan, di Desa Kaliwungu ada delapan kelompok PKK. Setiap kelompok terdiri dari 40 sampia 60 orang. Jika dirata-rata tiap kelompok ada 50 orang, maka ada sekitar 400 orang.

“Itu masih ditambah pengurus inti balai desa. Sehingga total ada 500 ibu-ibu yang tergabung di PKK Desa Kaliwungu dan semuanya produktif,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER