BETANEWS.ID, KUDUS – Wahyu Ningsih (30) terlihat telaten meladeni satu per satu pembeli es Permen Karet dan es Jagung Hawai yang dijualnya di depan Gedung Graha Mustika, Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Hari itu, lapaknya memang lumayan ramai karena keberadaan es itu lagi hits di kalangan masyarakat.
Minuman yang lagi viral itulah yang jadi alasannya merintis usaha tersebut. Saat hendak berjualan itu, ia belajar secara otodidak lewat YouTube. Meski bukan usaha waralaba, menurutnya respon masyarakat bagus. Pelanggannya juga beragam mulai dari kalangan anak-anak hingga dewasa.

“Kalau di YouTube, es permen karetnya itu hanya air saja. Tapi di sini saya menambahkan jelly kelapa supaya terkesan menarik dan tidak hanya menjual air. Selain itu agar pembeli juga terasa kenyang setelah meminumnya,” ungkapnya, Selasa (22/3/2022).
Baca juga: Jual Es Permen Karet dan Es Jagung yang Sedang Hits, Ningsih Bisa Habiskan Puluhan Cup Sehari
Usaha yang dirintis karena punya banyak waktu luang di rumah itu kini makin laris. Setiap harinya, Wahyu bisa menjual minuman seharga Rp5 ribu itu hingga puluhan gelas. Ia juga tak malu berjualan di pinggir jalan, meski suaminya memiliki usaha mebel yang penghasilannya cukup lumayan.
“Pertama karena ingin mencari kesibukan. Sebelum ini saya hanya di rumah menjadi ibu rumah tangga. Karena saya orangnya tidak bisa hanya diam, kemudian saya lihat-lihat vidio yang lagi booming di YouTube yaitu es permen karet. Karena di Kudus belum ada yang jual, kemudian saya berminat untuk berjualan es ini,” jelas warga Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak itu.
“Selain berjualan di lapak saya juga memasarkan di WhatsApp untuk kalangan teman. Jika ada yang berminat bisa langsung menghubungi nomor WhatsApp 0852 9039 4285,” paparnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

