Jelang Ramadan, Penjualan Bunga Tabur di Pasar Kembang Solo Naik Hingga 3 Kali Lipat

BETANEWS.ID, SOLO – Di tepian Jalan Honggowongso, Kemlayan, Solo, nampak lapak-lapak penjualan bunga tabur berjajar di tempat tersebut. Di masing-masing lapak, terdapat bunga jenis mawar, melati maupun lainnya yang ditaruh dikeranjang, plastik maupun di tampah.

Kawasan yang merupakan Pasar Kembang Solo ini, pada pertengahan bulan Syakban atau Ruwah dalam penanggalan Jawa, penjualan bunga di tempat tersebut mengalami peningkatan. Lantaran, banyak masyarakat yang menggunakan bunga untuk kebutuhan nyekar.

Aktivitas di Pasar Kembang Solo. Foto: Khalim Mahfur.

Baca juga : Jelang Ramadan, Penjual Bunga di Kudus Laris Manis

-Advertisement-

Salah seorang pedagang bunga, Dwi Joko (48) mengatakan, penjualan biasanya menanjak tajam saat tanggal 15 Ruwah ke atas.

“Biasanya kalau satu ikatnya, kalau hari biasa itu sekitar Rp 50 ribu, rapi kalau Ruwah gini nyampe Rp 400 ribu se-keranjang,” kata dia, Rabu (16/3/2022).

Menurut Joko, pada saat Ruwah seperti ini, banyak pembelinya yang membeli bunga jenis mawar merah, putih, melati, dan juga kenanga. Dari beberapa jenis bunga tersebut, yang paling mahal adalah bunga melati dan mawar.

“Kanthil nggak terlalu mahal, nggak terlalu dibutuhkan sih kalau Ruwah gini. Kalau Ruwah gini kan buat nyekar-nyekar gitu aja, kalau Kanthil kan buat keperluan-keperluan tertentu,” ujarnya.

Selama Ruwah, pria asal Kabupaten Boyolali itu bisa menyediakan bunga sebanyak tujuh hingga 10 ikat bunga mawar. Biasanya, ia membeli bunga dari daerah Boyolali dan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Baca juga : Laris Banget, Toko Bunga di Dekat Museum Kretek Ini Bisa Jual Ratusan Pot Sehari

“Kalau Ruwah ya bisa 10 ikat per hari kalau ramai-ramainya itu. Selain Ruwah, kalau pas Cina itu Imlek, Cembeng, biasanya kayak gitu,” kata dia.

Dalam sehari, Joko mengaku bisa mendapatkan untung bersih sekitar Rp 200 ribu. Namun, pada saat Ruwah, ia bisa mendapatkan penghasilan hingga dua sampai tiga kali lipat.

“Biasanya, pembeli dari luar kota-kota, kalau pas Ruwah gitu, pada mudik. Saya buka setiap hari 24 jam,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER