31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Gratiskan Sekolah SMA/SMK/SLB, Pemprov Jateng Tahun Ini Gelontorkan Rp769,7 M

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun ini menggelontorkan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) pendidikan sebesar Rp769.714.070.000. Anggaran untuk menggratiskan biaya sekolah di jenjang SMA, SMK, dan SLB di Jateng itu diberikan untuk sekolah negeri dan swasta.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Suyanta merinci, total siswa SMA negeri di Jateng yang mendapatkan BOP ada 303.806 orang dari 360 sekolah; SMK negeri terdapat 261.165 anak dari 238 sekolah; dan SLB negeri sebanyak 8.684 siswa dari 69 sekolah. Anggaran yang digelontorkan untuk tiga kategori ini sejumlah Rp574.282.670.000

“Untuk swasta mendapat bantuan BOSDA (bantuan operasional sekolah daerah), dengan total angaran mencapai  Rp195,431,400,000 yang diperuntukkan 607.021 siswa dari 1.917 sekolah,” beber dia, Jumat (11/3/2022).

-Advertisement-

Baca juga: FTP Unika Soegijapranata Siap Gelar Perkuliahan di Kampus Baru Unika BSB City

Khusus untuk SMK N Jateng, SMK Jateng Semarang mendapat alokasi Rp8.561.950.000 dengan jumlah 720 siswa, SMK Jateng Pati Rp4.175.788.000 dengan jumlah 288 siswa, SMK Jateng Purblingga Rp5.921.585.000 dengan jumlah 576 siswa, dan SMK semi boarding Rp6.556.500.000.

Terkait SMK boarding, lanjut Suyanta, Jateng telah mendirikan sekolah tersebut di Semarang, Purbalingga, dan Pati. Sekolah itu rekrutmennya dilakukan secara khusus dan diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Jateng yang miskin dan lolos seleksi.

“Jumlahnya makin tahun makin banyak (siswanya). Dengan demikian di sana penganggarannya khusus karena ada anggaran untuk makan, untuk seragam, untuk sepatu dan kebutuhan sekolah lain dipenuhi Pemprov Jateng,” sambungnya.

Di samping SMK boarding, terang Suyanta, Jateng juga telah mendirikan sepuluh SMK semi boarding. Harapannya, dengan Pemprov Jateng memperkuat SMK, maka akan mengurangi pengangguran. Sehingga muaranya, kalau pengangguran berkurang, otomatis kemiskinan akan berkurang juga.

Baca juga: Rayakan HUT Ke-72, SMPN 1 Kudus Launching Kaus yang Didesain oleh Siswa

Tidak hanya itu, Pemprov Jateng juga telah membuat kebijakan mendirikan beberapa sekolah. Yaitu SMAN Tawangmangu dan SMK Pagentang. Diharapkan tahun ini bisa mulai menerima pendaftaran siswa. Selain itu menyusul, rencana pembangunan SMKN Lumbir Banyumas. “Kami sudah mendapatkan tanahnya yang hibah dari Pemkab Banyumas,” terangnya.

Otomatis dengan adanya kebijakan itu,  tidak hanya siswa miskin yang terbantu, tapi siswa tidak miskin juga akan terbantu. Khusus yang miskin akan dibantu, selain mereka mendapatkan bantuan dari Program Indonesia Pintar (PIP) dari pusat, juga mendapatkan beasiswa dari Beasiswa Unit Pengumpul Zakat yang berasal zakat PNS Jateng yang disalurkan Baznas Jateng.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER