Gibran Kembali Positif Covid-19, Begini Kondisi Terakhirnya

BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka kembali terkonfirmasi positif Covid-19. Hal tersebut ia beritahukan kepada rekan wartawan melalui pesan singkat WhatsApp, Minggu (6/3/2022) malam.

“lya positif. Teman2 wartawan segera test pcr juga kalo bisa,” tulis Gibran.

Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa menjelaskan, Gibran sudah merasakan tidak enak badan sejak Jumat (4/6/2022).

-Advertisement-

“Saya kurang tahu persis, seperti yang saya sampaikan hari Jumat lagi kami mungkin menerima informasi dari ajudan bahwa Mas Wali Kota tidak enak badan, batuk-batuk kemudian pagi ke Loji Gandrung (Rumah Dinas Walikota solo), kemudian saran dokter PCR,” papar Teguh, Senin (7/3/2022).

Baca juga: Angka Kesembuhan Covid-19 di Solo Capai Ratusan Per Hari

Teguh mengaku mendapatkan informasi bahwa Gibran terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut pada Minggu malam.

“Baru setelah itu meminta ke saya bahwa selama ini tolong tugas-tugas dihandle dulu, beliau positif dan isoman di Loji Gandrung,” kata dia.

Menurut Teguh, Gibran akan menjalani isolasi mandiri di Loji Gandrung selama tujuh hingga 10 hari ke depan. Menurutnya, kondisi Gibran cukup baik dan hanya mengalami batuk dan sedikit pusing.

“Pantauan ya itu tim DKT (RST Slamet Riyadi Solo). Kan ada dokter khusus. Nanti akan dipantau oleh dokter yang dari RSPAD cabang Solo atau Slamet Riyadi,” jelasnya.

Teguh menambahkan, kondisi istri Gibran, Selvi Ananda dan dua orang anaknya Jan Ethes Srinarendra serta La Lembah Manah tidak terpapar Covid-19. Selain itu, dua ajudan Gibran juga dinyatakan negatif Covid-19.

“Semua aman termasuk ajudan. termasuk keluarganya,” ungkapnya.

Teguh mengaku tidak melakukan kontak erat dengan Gibran sebelum putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: Puluhan Pasien ODGJ di Griya PMI Peduli Solo Terkonfirmasi Positif Covid-19

“Saya alhamdulilah tidak ikut ketracing. Alhamdulillah kondisi saya sehat. Dan kami kan jarang sekali dalam satu panggung. Senin Selasa, pelantikan hari Rabu setelah itu nggak kontak erat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Teguh juga mengaku bahwa beberapa tugas Gibran didisposisikan kepada dirinya untuk sementara. Menurutnya, hal tersebut adalah hal yang biasa.

“Ya itu kan hal yang biasa ya. Saya kira kalau Wali Kota atau kepala daerah berhalangan hadir itu dilimpahlan ke wakilnya,” tandas Teguh.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER