BETANEWS.ID, KUDUS – Berhasil mewujudkan gerakan peduli lingkungan di Perumahan Muria Indah, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kudus, tim penggerak yang tergabung dalam Muria Indah Go Green (MI2G) siap menuju kampung mandiri pangan.
Ahmad Munaji selaku Ketua Tim MI2G menyatakan, salah satu cara untuk mewujudkan kampung mandiri pangan yaitu, dengan cara menstabilkan keberadaan Kampung Loungshie yang sudah ada sejak awal tahun 2019 lalu.
Kampung Loungshie sendiri menurut Munaji, memiliki arti Kampung dengan Lorong, Sehat, Hijau, dan Indah, yang diwujudkan dalam giat bersama penanaman sayur mayur, perikanan, tumbuhan bunga, pembuatan biopori, pengelolaan sampah, serta pengomposan.
Baca juga : Warga Perumahan Muria Indah Manfaatkan Air Hujan Melalui SPAH
“Jadi setiap lorong atau gang-gang kampung kita berdayakan untuk memiliki mindset cinta lingkungan. Alhamdulillah, kesadaran dari warga di sini sendiri cukup tinggi, sehingga Kampung Loungshie ini masih dapat dijaga dan berlanjut sampai sekarang,” terang pria yang juga Ketua Proklim Perumahan Muria Indah.
Munaji juga menargetkan, wilayah yang memiliki 17 RT dengan lebih dari 40 gang ini bisa mewujudkan kampung mandiri pangan. Di mana, warga bisa memanfaatkan tumbuhan yang mereka tanam di pekarangan dan gang-gang kampung untuk kebutuhan pangan sehari-hari.
“Mandiri di sini artinya kita bisa mandiri pangan. Yang mana, kita sudah punya sayur sendiri, lauk sendiri, jadi kita tinggal beli berasnya saja,” ujarnya.
Untuk mendukung hal tersebut tetap berlanjut, pihaknya kerap menjadikan Kampung Loungshie sebagai salah satu cabang lomba pada event-event tertentu. Seperti yang dilakukan pada lomba Agustusan.
“Ini kita tingkatkan terus dan menstabilkan keberadaan Proklim di sini dengan inovasi-inovasi baru selanjutnya. Karena memang pengelolaan lingkungan tidak bisa hanya satu atau dua tahun berjalan kemudian berhenti, tapi harus berjalan selamanya sampai generasi-generasi selanjutnya” ujarnya.
Baca juga : Hartopo Minta Setiap Desa di Kudus Punya Program Kampung Iklim
Kemudian, juga didukung dengan adanya kegiatan kunjungan maupun study tour dari berbagai pihak yang datang untuk mengenal Kampung Iklim di Perumahan Muria Indah. Pasalnya, gerakan penghijauan di tempat tersebut, katanya sudah banyak mengantongi penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Kudus maupun Kementerian KLHK.
Di antaranya, Penghargaan Sertifikat Proklim Kategori Utama dari Kementerian KLHK, Juara 2 tingkat Jawa Tengah dalam Lomba Inovasi Daur Ulang Limbah Plastik, dan penghargaan sebagai IKM (Industri Kecil Menengah) Terbaik 3 se-Kabupaten Kudus dalam kegiatan Kudus Expo 2019.
Editor : Kholistiono

