BETANEWS.ID, KUDUS – Setelah keliling beberapa kabupaten, kirab obor Pekan Special Olympics Nasional (PeSONas) singgah di Kudus pada Rabu (19/1/2022).
Beitu sampai di Kudus, obor tersebut diserahkan Ketua Special Olympics Indonesia (SOIna) Provinsi Jawa Tengah Kristijani Kirana kepada Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kudus Agus Budi Satrio.
Kobaran api PeSONas itu, bisa disaksikan secara langsung di depan Pendapa Kabupaten Kudus. Rencananya, obor itu akan bertahan sampai Sabtu (22/1/2022) mendatang.

Baca juga : Rani Puji Astuti, Kisah Inspiratif Atlet Difabel Asal Kudus Peraih Emas di Peparnas XVI Papua
“Obor ini sebagai pertanda, bahwa akan ada PeSONAs. Nyala api ini menunjukkan api semangat yang tak kunjung padam,” kata Kristijani.
Event tersebut, lanjut Kristijani akan dimulai pada tanggal 5 hingga 9 Juli 2022 di Semarang, yang diikuti anak-anak berkebutuhan khusus dari 34 provinsi di Indonesia.
Dalam kirab obor pun, anak-anak berkebutuhan khusus di setiap daerah diikutsertakan saat menyalakan api. Seperti di Kudus, saat menerima api dari Kristijani, Agus didampingi dua orang anak tunagrahita menyalakan api.
Menyambut datangnya api PeSONas, anak-anak berkebutuhan khusus binaan sekolah luar biasa (SLB) di Kudus menampilkan kemampuannya. Ada yang menari, membaca puisi, bernyanyi, bahkan ada juga yang fashion show.
Tamu yang hadir pun antusias mengikuti anak-anak yang terlihat sangat semangat. Mereka ikut bertepuk tangan usai anak-anak ujuk kebolehan di hadapan mereka.
Sementara itu, api PeSONas akan kembali berkeliling setelah dari Kudus. Menurut Kristijani, sebelumnya kirab obor dimulai dari Kabupaten Grobogan, lanjut ke Blora, Jombang, Ponorogo dan Mojokerto.
Setelah itu ke Rembang, Pati, Jepara, baru ke Kudus. Setelah dari Kudus lanjut ke Demak dan ke Solo Raya. Kemudian Cilacap, berkeliling ke Jawa Barat, DKI Jakarta, Serang, dan Brebes.
“Nanti terakhir di Semarang. Kita pembukaan nanti tanggal 5 Juli di Semarang,” ungkapnya.
Ia pun mengatakan, untuk mengembangkan kemampuan anak-anak berkebutuhan khusus, perlu sinergitas dari berbagai pihak. Kristijani meminta agar SOIna bersama Pemkab Kudus bisa bersinergi mengembangkan kemampuan anak-anak.
Baca juga : Melihat Keseruan Difabel di Kudus Memeriahkan HUT Kemerdekaan RI
“Mereka bukan kelas dua, mereka itu sama. Mereka punya kelebihan yang orang lain tidak punya. Masa depan mereka perlu diperhatikan. Makanya perlu adanya sinergitas SOIna dan pemkab,” ungkapnya.
Sementara itu, Asisten I Setda Kudus Agus Budi Satrio menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. Rasa terimakasih juga disampaikan atas kirab obor yang mampir di Kudus.
Ia berharap, atlet yang akan mengikuti PeSONas bisa membawa harum nama Kudus dalam ajang nasional tersebut. Namun yang terpenting, menurutnya anak-anak bisa terus mengasah kemampuan dan talentanya.
Pemkab Kudus pun siap memberikan ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus dalam mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
Editor : Kholistiono

