BETANEWS.ID, KUDUS – Museum Situs Purbakala Patiayam menggandeng BPSMP Musuem Sangiran melakukan sosialiasi kepada pelajar terkait situs purbakala, pada Kamis (4/11/2021).
Kepala UPTD Musuem dan Taman Budaya pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Yusron menerangkan, kegiatan sosialisasi tersebut digelar selama dua hari, yakni 4-5 November 2021.

Baca juga : 11 Fosil dari Situs Patiayam Dikaji untuk jadi Cagar Budaya
Menurutnya, sosialisasi kali ini tidak hanya menyasar kepada pelajar tingkat SMA sederajat saja, namun juga kepada siswa SMP.
Dengan sosialisasi tersebut, diharapkan bisa menumbuhkan keingintahuan siswa. Sehingga nantinya bisa ikut serta membanggakan situs sejarah yang ada di Kudus dan bisa meningkatkan kunjungan di Musuem Patiayam.
“Kami memang menyasar anak-anak sekolah, agar bisa memberikan edukasi sekaligus sebagai ajang promosi. Untuk sosialisasi hari ini, pesertanya acak, berbeda dengan kegiatan museum belajar kemarin. Tingkatannya untuk acara hari ini SMA dan besok SMP,” ucapnya, Kamis (4/11/21) di hotel @hom.
Bersama dengan tim BPSMP Museum Sangiran, lanjut Yusron, pada sosialisasi kali ini, peserta diperkenalkan koleksi fosil Situs Purbakala yang ada di Musuem Patiayam.
Yusron juga mengatakan, setelah gencar melakukan sosialisasi museum selama beberapa bulan ini, kunjungan ke musuem telah mengalami kenaikan pada akhir pekan.
“Alhamdulillah, setelah beberapa bulan memberikan sosialisasi ke sana kemari, ke sekolah, sekarang sudah ada kenaikan pengunjung. Baik di Museum Kretek ataupun Museum Patiayam,” ujarnya.
Baca juga : Pemkab Bakal Kembangkan Patiayam Jadi Situs Purbakala Terbesar di Indonesia
Yusron berharap, dengan adanya sosialisasi tersebut, ke depanya bisa semakin banyak yang berkunjung ke museum dan mengerti tentang fosil di Musuem Patiayam.
Apalagi Desa Terban yang menjadi lokasi museum, sudah merambah ke pariwisata. Sehingga Museum Patiayam bisa menjadi pendukung untuk mengembangkan Desa Wisata.
Editor : Kholistiono

