Tempat Latihan Atlet Diminta Steril, Hartopo : ‘Jangan Sampai Pas Berangkat Malah Positif Covid’

BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo mewanti-wanti para atlet asal Kudus yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, untuk mematuhi protokol kesehatan. Hal itu, untuk mengantisipasi adanya atlet yang terpapar Covid-19. Ia pun meminta agar tempat latihan atlet steril.

“Jangan sampai sudah persiapan semuanya, tiba-tiba waktu di Bandara positif Covid-19. Nanti kan jadi gagal semuanya,” kata Hartopo melihat latihan atlet voli pantai di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jumat (17/9/2021).

Atlet voli pantai sedang berlatih untuk mempersiapkan diri berlaga di PON XX Papua. Foto: Nila Rustiyani.

Baca juga : Pemkab Dukung Penuh Atlet Kudus Berlaga di PON XX Papua

-Advertisement-

Pesan tersebut, menyusul adanya salah satu atlet voli asal Kudus yang sempat terpapar covid ketika akan bertanding di Thailand beberapa waktu lalu.

“Makanya ini tak suruh hati-hati masalah protokol kesehatan. Dipastikan di sini (tempat latihan atlet) steril, bebas covid,” sambungnya.

Di samping itu, Hartopo juga menyampaikan rasa bangganya terhadap putra putri Kudus yang akan bertanding di PON XX Papua nanti. Apalagi 4 atlet voli pantai asal Kudus menjadi perwakilan Jawa Tengah mengikuti PON.

Terkait adanya atlet yang pernah terpapar Covid, Pelatih Voli Pantai Kudus Achsin Rochis membenarkan apa yang disampaikan Hartopo. Bahwa ada atlet voli putri yang sempat terpapar virus Covid-19 ketika akan bertanding di Thailand pada Bulan Juni lalu. Hal itu, membuatnya harus mengurungkan niatnya bertanding di ajang internasional.

Mengantisipasi hal tersebut terulang, semi karantina pun dilakukan bagi para atlet yang akan bertanding di PON XX Papua. Mereka dikumpulkan dalam satu mes, dilarang untuk keluar kecuali dengan alasan yang sangat mendesak.

“Kita sudah antisipasi hal itu. Jadi selama ini mereka tidak boleh keluar menjelang PON. Keperluan mereka hanya untuk latihan. Di mes, mereka tidak kita izinkan untuk pulang jika itu tidak urgent. Semi karantina bahasanya, demi menjaga anak-anak agar tetap steril. Satu kamar juga hanya diisi 2 orang,” jelas Rochis.

Tim atlet voli ini pun telah menjalani tes swab beberapa waktu saat di Semarang. Hasilnya, 6 atlet yang akan berangkat semuanya negatif. Terdiri dari 2 atlet putri, 2 atlet putra, dan 2 pelatih.

Baca juga : Bagus untuk Jam Terbang Atlet, Liga PB Djarum 2020 Akan Digelar Lagi Tahun Depan

“Salah satu hal yang kita khawatirkan itu hasil swab. Tapi kemarin pas di Semarang, setelah di swab alhamdulilah semuanya negatif,” tandasnya.

Untuk diketahui, PON XX Papua akan berlangsung pada tanggal 2-15 Oktober 2021. Kabupaten Kudus sendiri mengirimkan 33 atlet mewakili Jateng, berlaga dalam 14 cabang olahraga. Yaitu atletik, sofball, biliar, basket, voli, bola voli pasir, gulat, hockey, pencak silat, sepak bola, tarung derajat, dan tenis meja.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER