Belasan Gua Peninggalan Jepang Ditemukan di Bukit Patiayam

BETANEWS.ID, KUDUS – Belasan gua peninggalan Jepang ditemukan di Bukit Patiayam, yang berada di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Sampai saat ini, sedikitnya sudah ada 15 gua yang ditemukan di perbukitan seluas 625 hektare tersebut.

“Gua yang sudah ditemukan sejauh ini total 15 gua. Hampir semuanya gua Jepang, hanya satu saja yang memiliki kontur berbeda. Konturnya seperti gua Ndalem Patiayam. Uniknya, dari atas ada aliran airnya, padahal di atas gua tidak ada sumber air, hanya lahan jagung yang ditanami warga,” jelas Supeno, Kepala Desa Terban saat menunjukkan salah satu gua Jepang yang telah ditemukan, Rabu (11/8/2021).

Baca juga : Jelang HUT RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Piramidanya Bukit Patiayam

-Advertisement-

Supeno menjelaskan, bahwa gua Jepang yang ditemukan di wilayah Patiayam memiliki kontur yang sama. Yakni berbentuk kotak, yang biasanya digunakan untuk mengintai, persembunyian personel tentara, hingga sebagai lumbung logistik.

Dari banyaknya gua yang ditemukan, Supeno menyebut, masih ada banyak gua yang tersembunyi dan belum ditemukan.

“Biasanya pesanggem (pengolah lahan) saat garap lahan, saat membersihkan hutan yang akan ditanami, tanahnya malah menutup gua. Jadi banyak gua yang tertutup dan kita terus coba untuk menemukannya. Dulu, Patiayam itu hutan,” terangnya.

Dengan banyaknya potensi sejarah yang dimiliki Patiayam, Pemdes Terban berencana membuatnya sebagai tempat wisata. Selain itu, Supeno berharap kepada semua warga, terkhusus pesanggem, bisa bekerja sama mengembalikan Patiayam menjadi hutan yang hijau.

Hal itu, menurutnya didasarkan perkataan leluhur yang terus diingat Supeno. “Sedyaning jaman, Patiayam dadi kuto (Dengan perubahan zaman, Patiayam jadi kota). Sekarang zaman sudah semakin maju, menjadikan Patiayam sebagai kota dari segi pariwisatanya,” jelas Supeno.

Baca juga : Hutan di Pegunungan Patiayam Kritis, Butuh Penghijauan

Selain itu, upaya untuk menghijaukan kembali perbukitan Patiayam sudah mulai dilakukannya bersama dengan para pesanggem dan dibantu pemerintah. Katanya, sudah ada ratusan tanaman buah yang ditanam di sejumlah titik Bukit Patiayam untuk mengembalikan Patiayam jadi hutan.

“Support dari pemerintah juga ada. Pemerintah memberi ruang yang luas, bahwa hutan boleh ditanami buah atau tanaman keras. Karena melihat kondisi Patiayam yang seperti ini, memang perlu untuk dihijaukan kembali,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER