BETANEWS.ID, KUDUS – Tingginya kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus membuat tim Cekathil yang bertugas memakamkan pasien Covid-19 kewalahan. Mengetahui hal ini, Polda Jateng menerjunkan 28 personel untuk membantu mereka.
Saat memimpin Apel penanganan Covid-19 di Kabupaten Kudus, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan bahwa akan ada personelnya yang dikerahkan untuk membantu proses pemulasaran maupun pemakaman jenazah Covid-19.

“Kita akan turunkan tim untuk pemulasaran jenazah yang sudah dilatih. Dari Kodam, Polda, dan Dinas kesehatan Kudus bisa bekerja sama. Yang akan dipimpin oleh Kabiddokkes dan Kanakesdam,” katanya, Jumat (4/6/2021).
Baca juga: Siapkan 8 Water Canon, Kapolda Akan Banjiri Kudus dengan Disinfektan
Hal ini dimaksudkan agar tidak ada lagi pihak yang merasa kewalahan dalam memakamkan maupun saat pemulasaran jenazah.
Selepas mengikuti apel pagi itu, terlihat beberapa orang berada di sisi Barat lapangan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Sambil duduk dan menikmati minuman yang dibagiakan, mereka dengan seksama mendengarkan dan melihat penjelasan dari tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Jateng.
Kepala Biddokkes Jateng R Harjuno menjelaskan, 28 personel untuk membantu tim Cekathil itu telah diberi pelatihan, mulai dari tata cara pemulasaran hingga memakamkan jenazah.
“Total dari Biddokkes kita ada 28 orang. Lalu ada dari TNI juga, Dinas Kesehatan baik dari provinsi maupun dari kabupaten sendiri,” ungkapnya.
Baca juga: Babinsa dan Babhinkamtibmas Diminta Siapkan Panel Data Orang yang Terpapar Covid-19
Penerjunan puluhan personel Biddokkes ini, dikatakan Harjuno sebagai upaya dan bantuan untuk menangani melonjaknya kasus Covid-19 di Kudus.
“Kita diperintahkan pimpinan bagaimana upaya kita menekan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus ini,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

