Imbas Ada Kasus Positif Covid-19, Puluhan Guru SMPN 2 Jekulo Batal Ikut Vaksinasi

BETANEWS.ID, KUDUS – Imbas adanya kasus positif Covid-19 di SMPN 2 Jekulo menyebabkan 56 guru dan tenaga pendidik di sekolah tersebut batal ikut vaksinasi. Selain dari sekolah tersebut, beberapa guru juga urung divaksin karena komorbid.

Kabid Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Dian Vitayani Winahyu menjelaskan, dengan adanya temuan kasus positif di sekolah tersebut, semua guru dan staf lainnya harus ditracking.

Guru SMP di Kudus saat menjalani vaksinasi untuk persiapan pembelajaran tatap muka. Foto: Nila Rustiyani.

“Jumlah semua guru dan staf di SMPN 2 Jekulo ada 56 orang. Jadi tadi mereka semua sudah dites. Dan sebagai konsekuensi, mereka tidak bisa mengikuti vaksinasi dan ujian tatap muka di SMP tersebut dibatalkan,” kata Dian, Jumat (16/4/2021).

-Advertisement-

Person In Charge (PIC) Vaksinasi Covid-19 Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus Sophie Aileen menambahkan, untuk guru yang tidak jadi divaksin karena komorbid, mereka diketahui memiliki penyakit bawaan seperti asma yang belum terkontrol, penyakit tiroid, dan epilepsi.

Baca juga: Satu Staf Positif Covid-19, SMPN 2 Jekulo Batal Ikuti Ujian Tatap Muka

“Ada beberapa yang saat kita skrining tidak lolos. Ada yang hipertensi dan ada jug yang komorbid. Yang komorbid ada 3 sampai 5 orang dan tidak membawa surat rekomendasi dari dokter spesial untuk divaksin. Sedangkan yang hipertensi ada sekitar 10 orang,” jelasnya.

RS Mardi Rahayu hari ini telah melakukan suntik vaksin kepada sekitar 150 sasaran. Sementara itu, bagi mereka yang tadinya ditolak untuk vaksin, Sophie mengimbau agar mereka mendapatkan surat rekomendasi dari dokter yang merawat atau spesialis penyakit mereka.

“Apabila nanti sudah mendapat surat rekomendasi, akan dilakukan penjadwalan ulang. Nanti akan dijadwalkan ulang dari dinas kesehatan,” papar Shopie.

Salah satu guru yang divaksin, Etik Dwi Apriliyanti mengatakan, dengan vaksinasi ini, dia berharap saat melakukan PTM nanti semuanya bisa berjalan dengan lancar dan aman.

“Setelah divaksin ini, semoga semuanya aman, tidak ada penularan virus Covid-19. Murid dan orang tua bisa merasa tenang, karena bapak ibu gurunya sudah divaksin,” kata Guru Seni Budaya SMPN 2 Kudus itu.

Baca juga: Bupati Kudus Tinjau Pelaksanaan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Wakil Kepala bagian Kesiswaan SMP 2 Kudus Safi’I menambahkan, semua persiapan PTM di sekolahnya sudah siap. Mulai dari penerapan protokol kesehatan, hingga pemberitahuan kepada orang tua siswa, semua telah dipenuhi.

Ditambah dengan 57 orang guru dan staf telah divaksin, membuatnya merasa yakin untuk melakukan ujian tatap muka minggu depan.

“Nanti kami akan bagi jadi dua sesi ujian. Pukul 7.30-10.00 WIB dan 10.30-13.00 WIB. Jumlah siswanya ada 254 orang dari kelas 9 saja. Pelaksanaannya nanti dari Senin sampai Sabtu. Dan setiap hari nanti ada dua mapel, kecuali Jumat cuma satu mapel,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER