BETANEWS.ID, SEMARANG – Bupati Kudus HM Hartopo langsung tancap gas setelah dillantik menjadi Bupati Kudus definitif oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang pada Jumat (9/4/2021).
Setelah dilantik, Hartopo akan menindak bangunan-bangunan liar yang ada di Kudus, terutama bangunan yang menempati lahan hijau yang diantur dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Kabupaten Kudus.
Baca juga : Hartopo Dilantik Jadi Bupati Kudus, Ganjar Beri PR Khusus
“Tadi Pak Gubernur menyampaikan, RTRW lahan hijau jangan ada pengurangan lagi. Karena lahan hijau di Kota Kudus itu sangat kecil,” jelasnya saat ditemui usai pelantikan di Semarang, Jumat (9/4/2021).
Tak hanya RTRW yang akan segera ditindaklanjuti, soal birokrasi juga tak luput dari perhatian Hartopo. Dia menegaskan, birokrasi harus segera diperbaiki. Menurutnya, birokrasi adaah faktor penting untuk kemajuan Kudus.
“Masalah birokrasi harus diperbaiki terus karena birokrasi merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kemajuan Kabupaten Kudus ke depannya,” ujarnya.
Selai itu, dia juga akan segera memantau sekolah tatap muka yang ada di Kabupaten Kudus. Dia bersyukur, sampai saat ini di Kabupaten Kudus untuk zonasi warna hijau wilayahnya paling banyak.
Baca juga : Hartopo Diminta Lakukan Reformasi Birokrasi, Ganjar : ‘Lupakan yang Terjadi di Masa Lalu’
Seperti diketahui, pengangkatan Hartopo menjadi Bupati Kudus menyusul turunnya Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Dalam Negeri terkait pengangkatan Plt Bupati Kudus HM Hartopo menjadi Bupati Kudus secara definitif.
Sebelumnya, Hartopo ditunjuk menjadi Plt Bupati Kudus karena Bupati Kudus M Tamzil terseret kasus suap jual beli jabatan di Kabupaten Kudus.
Editor : Kholistiono

