Jelang Ramadan, Penjualan Peci Kang Santri Meningkat Pesat

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria mengenakan peci tampak memilih beberapa kain di ruangan kerja rumahnya yang berada di Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Di belakangnya, tampak beberapa lemari kaca berisi ratusan peci yang sudah dikemas. Sedangkan di bagian lain, beberapa peci warna hitam dan loreng terjajar rapi. Rumah tersebut yakni tempat produksi Peci Kang Santri milik Muhammad Noor Yasin (38).

Ditemui di rumahnya, Yasin mengatakan, usaha produksi Peci Kang Santri ia rintis sejak 2012. Selama sembilan tahun menjalankan usahanya, ia mengaku setiap menjelang Bulan Ramadan permintaan Peci Kang Santri meningkat cukup segnifikan.

yasin menyelesaikan pembatuan Peci kang Peci di rumah produksinya. Foto: Rabu Sipan.

“Ya, setiap menjelang Bulan Puasa kami selalu ada peningkatan produksi. Tak terkecuali Bulan Puasa tahun ini, permintaan Peci Kang Santri meningkat sekitar 50 persen dari bulan-bulan sebelumnya,” ujarnya, Jumat (26/3/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Kualitas Tak Diragukan, Peci Karung Goni Buatan Nunung Ini Tembus Pasar Mancanegara

Pria yang sudah dikaruniai empat anak tersebut menuturkan, pada bulan-bulan biasa, permintaan Peci Kang Santri sekitar 700 buah tiap bulannya. Sedangkan menjelang Bulan Ramadan tahun ini produksi pecinya meningkat jadi 1.500 buah setiap bulannya. Bahkan di masa pandemi, kata dia, produksi Peci Kang Santri tak terpengaruh oleh adanya virus corona.

“Selama pandemi memang tidak ada pengaruh di produksi. Produksi Peci Kang Santri tetap stabil dan selalu ada peningkatan menjelang Ramadan. Hanya pembayaran para konsumen agak tersendat, tapi tetap aman dan lunas,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, memproduksi peci dengan berbagai ukuran, dari yang terkecil untuk anak-anak hingga peci untuk orang dewasa. Modelnya juga beraneka macam, serta tingginya pun bisa sesuai permintaan para konsumen. Begitu juga warna peci, ada yang tersedia warna hitam, loreng atau warna lain. Ia juga mengaku, menerima pesanan peci yang tertempel logo sekolah, pondok pesantren, dan lain sebagainya.

“Untuk harga Peci Kang Santri dibanderol mulai Rp 50 ribu per pcs untuk yang polos. Sedangkan tertempel logo harganya Rp 65 ribu per pcs,” bebernya.

Baca juga: Produk Anyaman Pandan dari Desa Tergo Ini Tembus Pasar Jerman dan Palestina

Untuk pemasaran, kata dia, Peci Kang Santri sudah dijual ke berbagai daerah. Selain di Kudus, ia juga punya agen-agen penjualan di berbagai wilayah di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Timur, serta ada juga agen di luar Pulau Jawa, seperti Kepulauan Riau dan Papua.

“Pemasaran kami memang masih menggunakan cara konvensional. Saya punya agen di beberapa wilayah di Indonesia. Jadi kalau pelanggan baru di kota tersebut biasanya akan saya arahkan untuk beli di agen kami yang ada di kota itu,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER