BETANEWS.ID, KUDUS – Akibat adanya refocusing karena pandemi Covid-19, hibah sarana dan prasarana untuk rumah ibadah juga terkena imbasnya.
“Akibat terkena refocusing anggaran akibat pandemi Covid-19, kami tidak dapat memaksimalkan pemberian hibah ini. Namun tetap kami prioritaskan agar rumah ibadah secara merata mendapatkan dana hibah sarpras. Semoga dapat bermanfaat walaupun dengan nominal yang tak seberapa,” ujar HM Hartopo, Plt Bupati Kudusa saat safari Jumat sekaligus penyerahan bantuan sarpras peribadatan di masjid Al-Nashr Desa Glagah Kulon, Kecamatan Dawe, Jumat (19/3/2021).
Baca juga : Pemkab Kudus Kucurkan Dana Hibah Rp 8,65 Miliar
Hartopo juga menyampaikan, bahwa pengajuan bantuan dapat dilakukan secara berkala setiap dua tahun sekali.
“Ke depanya, pengurus masjid dapat mengajukan kembali bantuan sarpras peribadatan melalui bagian Kesra secara berkala setiap dua tahun sekali jika dirasa masih membutuhkan stimulus untuk operasional tempat peribadatan,” ungkapnya.
Pada safari Jumat itu, dirinya memberikan apresiasi atas kedisiplinan penerapan protokol kesehatan oleh jemaah masjid Al-Nashr.
“Begitu disiplinya penerapan protokol kesehatan yang diterapkan oleh jamaah masjid, hingga penataan shaf pun begitu diperhatikan jaraknya,” ucapnya.
Hartopo mengatakan, meskipun masih dalam tahap pembangunan akibat renovasi, masjid Al-Nashr yang berdiri sejak tahun 1950 tetap dapat dipergunakan untuk kepentingan peribadatan.
Baca juga : Ada Refocusing Anggaran, Hartopo Tolak Permintaan Mobil Operasional dari Pergunu
Sementara itu, Kiai Imam Junaidi menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemkab Kudus.
“Terima kasih atas perhatiannya dalam penyerahan hibah sarpras bagi masjid kami yang masih dalam proses pembangunan ini,” ucapnya.
Editor : Kholistiono

