31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Waspadai Cuaca Ekstrem di Wilayah Jateng Dua Hari ke Depan

BETANEWS.ID, KUDUS – Berdasarkan analisis kondisi dinamika atmosfer menunjukkan adanya daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.

Selain itu didukung masa udara yang labil serta kelembapan udara yang cukup tinggi dari lapisan bawah hingga lapisan atas, dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Jawa Tengah.

Eko Lutfi Fariska, berbagi informasi yang ia peroleh dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani Semarang, bahwa ada peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah tanggal 5 hingga 7 Februari 2021. Berdasarkan kondisi tersebut, katanya, BMKG memprediksi potensi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat dalam periode tiga hari ke depan.

-Advertisement-

Pria yang akrab disapa Eko itu menyebutkan, jika curah hujan dengan intensitas lebat itu dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Jawa Tengah. Di antaranya Brebes, Tegal, Pekalongan, Pemalang, Batang, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Kebumen, Magelang.

Baca juga : Sabtu Besok Kudus Diprediksi Hujan Sejak Subuh

“Kemudian Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara dan Demak,” bebernya, Jumat (5/2/2021) sore.

Sekretaris Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kudus itu melanjutkan, pada tanggal 06 Februari 2021, diprediksi juga terjadi hal serupa di sejumlah wilayah. Yakni Cilacap, Brebes, Tegal, Pekalongan, Pemalang, Batang, Kendal, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Wonogiri, Karanganyar dan Sragen.

“Sedangkan tanggal 07 Februari 2021 masih berpotensi cuaca ekstrem di Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Magelang, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Wonogiri, Karanganyar dan Sragen,” lanjutnya.

Dia menambahkan, saat ini masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Seperti puting beliung, banjir, tanah longsor, dan sebagainya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER