Kebanjiran Sejak Awal Januari, Warga Desa Tanjungkarang Mengaku Belum Dapat Bantuan

BETANEWS.ID, KUDUS – Di depan sebuah rumah, Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, terlihat seorang pria sedang menjemur pakaian. Setelah menyelesaikan aktivitasnya itu, ia kemudian berjalan pelan menyusuri lantai rumahnya yang terendam banjir menuju kursi teras. Pria tersebut yakni Juremi (52), warga RT 3 RW 5.

Ditemui betanews.id, Juremi mengakui jika dirinya dan warga Desa Tanjungkarang belum mendapatkan bantuan. Padahal desanya itu sudah kebanjiran sejak awal Januari lalu, atau sudah berjalan selama tiga pekan.

Kondisi terkini banjir di Desa Tanjung karang, Kecamatan Jati, Kudus, Rabu (3/2/2021). Foto: Kaerul Umam.

“Saat ini belum menerima bantuan dari pihak manapun,” bebernya, Rabu (3/2/2021).

-Advertisement-

Ditemui terpisah, Sekretaris Desa Tanjungkarang Aklisia Nandayana membenarkan pengakuan warga itu. Saat ini, pihaknya sedang membuat proposal permohonan bantuan ke Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus.

Baca juga: Banjir di Desa Tanjung Karang Terus Meluas, Hari Ini Sudah Rendam 154 Rumah

“Kami sudah membuat proposal permohonan bantuan ke Dinas Pertanian dan Pangan yang ada di Kabupaten Kudus. Dari pihak Camat sudah mengimbau bahwa sudah bisa pengajuan dan tinggal mendata warga yang terdampak,” katanya.

Dalam pengajuan bantuan itu, Pemerintah Desa Tanjungkarang akan mengajukan sekitar 800 Kartu Keluarga (KK) atau hampir 30 persen dari keseluruhan warga di desa tersebut.

Soal kondisi banjir, wanita yang akrab disapa Noni itu membeberkan, saat ini hampir semua akses menuju Desa Tanjungkarang tergenang banjir dengan ketinggian berbeda-beda. Daerah Selatan ketinggian banjir mencapai 45 sentimeter, sedangkan di daerah Utara ketinggian 5 hingga 20 sentimeter. Warga yang terdampak banjir tersebut berada di RW 3, 5, 6, dan 7.

Baca juga: Jarang Tersentuh Bantuan, Vita Putuskan Tetap Berjualan di Tengah Banjir

Tak hanya itu, banjir yang melanda desanya itu juga ters meluas. Jika Selasa (2/2/2021) itu ada 62 rumah, 74 Kartu Keluarga (KK), dan 226 jiwa yang terdampak banjir, Rabu (3/2/2021) ini, ada 154 rumah, 172 KK, dan 591 jiwa yang terdampak.

“Saat ini ada juga warga yang mengungsi di GKMI Tanjung Karang. Totalnya ada 15 jiwa, yang terdiri dari warga RW 5 dan RW 7. Harapannya ada normalisasi di Sungai Gayam atau Kencing akibat dari dangkalan yang ada di sungai itu,” tuntasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER