Tantangan Baru Disbudpar Kudus, Target PAD Pariwisata Tahun 2021 Naik Tiga Kali Lipat

BETANEWS,ID, KUDUS – Capaian target Pendapatan Hasil Daerah (PAD) di bidang pariwisata pada tahun 2020 sudah tercapai. Dari target sekitar Rp 1,24 miliar, hingga 21 Desember 2020 capaian PAD di bidang pariwisata sudah mencapai sekitar Rp 1,32 miliar.

Tak berhenti di sana, Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus, Mutrika mangaku mendapat tantangan baru di 2021. Karena target PAD pariwisata Kabupaten Kudus ditingkatkan. Tak tanggung-tanggung, peningkatannya hingga tiga kali lipat menjadi sekitar Rp 3,5 miliar.

Tika begitu ia akrab disapa, akan tetap optimis dan bekerja keras demi mencapai target tersebut. Dirinya membeberkan sejumlah strategi untuk meningkatkan potensi wisata menyambut tahun 2021.

-Advertisement-

Baca juga: Perketat Prokes, Satgas Pariwisata Kudus Sasar 132 Objek Wisata Hingga Tahun Baru 2021

“Yang pertama kami akan tetap memberikan semangat. Kemudian pematuhan protokol kesehatan dan menjaga kebersihan dengan kerja bakti. Mengadakan pembinaan, agar dapat menjaga tempat wisata tetap kondusif,” bebernya, Jumat (24/12/2020).

Selain itu, pihaknya juga akan memacu dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) pengelola pariwisata. Dengan harapan akan muncul ide-ide kreatif dan menarik para wisatawan.

“Harapan kami, PAD tahun 2021 bisa ditopang dari museum. Nantinya, museum akan melakukan inovasi, seperti kegiatan kebudayaan dan belajar di museum. Hal itu saya yakin bisa menjadi daya tarik masyarakat. Sehingga ada peningkatan pendapatan di museum,” harapnya.

Baca juga: Hartopo Minta Tempat Wisata Ditutup Saat Libur Tahun Baru

Jika melihat capaian beberapa tahun yang lalu, ia merasa optimis menyambut tahun 2021. Karena selama menjadi Kepala Kepala Bidang Pariwisata, dirinya selalu melebihi target. Kecuali pada tahun 2019, kurang sedikit karena banyak wahana yang rusak.

“Kedepan akan kami kumpulkan, kemudian kami beri pemahaman tentang pariwisata. Termasuk tokoh setempat akan kami undang, agar jika ada yang tidak setuju bisa diantisipasi. Karena jika tidak ada inovasi dan kreativitas pariwisata akan habis. Pariwisata harus dinamis, menyesuaikan perkembangan dan dinamika yang ada,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER