BETANEWS.ID, KUDUS – Plt Bupati Kudus HM Hartopo tiba-tiba datang dan ngantor di Balai Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo pada Kamis (3/9/2020). Kedatangan Hartopo ini bahkan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Tujuannya untuk mengetahui kedisiplinan pegawai saat jam kerja.
Saat tiba di sana, sekitar pukul 8.00 WIB, Hartopo mendapati kondisi balai desa masih sepi. Dirinya hanya mendapati dua orang perangkat yang sudah masuk kantor.
“Sudah jam 8 kok baru ada dua perangkat yang hadir, yang lain kemana ? Apa tidak tahu jam kantor mulai jam berapa ? Jangan malas ketika harus melayani masyarakat,” tanya Hartopo kepada perangkat yang ada di balai desa tersebut.
Baca juga : Plt Bupati Kudus Izinkan Pekerja Seni Kembali Manggung
Kedatangan Hartopo di Desa Hadipolo ini, berawal dari aduan masyarakat via akun Instagram pribadinya. Dalam aduannya, masyarakat merasa kurang puas dengan pelayanan yang dijalankan oleh Pemerintah Desa Hadipolo.
Mendapati laporan itu, kemudian dia langsung ke terjun ke lapangan untuk melihat kondisi yang sebenarnya. Apalagi, ini bukan kali pertama dirinya ngantor di balai desa. Sebelumnya, Hartopo juga ngantor di Balai Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati.

Menyikapi hal ini, Hartopo juga langsung mewanti-wanti agar kepala desa dan jajarannya melayani masyarakat dengan maksimal dan berkualitas.
“Ya, saya ini kan dapat laporan masyarakat lewat media sosial. Banyak yang kurang puas dengan pelayanan di sini. Maka, pagi ini saya datang di Hadipolo,” terangnya.
Lebih lanjut, Hartopo meminta laporan dan data kepada pihak desa terkait dengan siapa saja yang terlambat. Ia tak segan untuk memberikan sanksi. Tak hanya untuk Hadipolo, Hartopo mengingatkan seluruh pemerintah desa di Kudus harus disiplin dan mengutamakan layanan yang berkualitas kepada masyarakat.
Baca juga : Hartopo Soal Sanksi Protokol Kesehatan: ‘Tidak Mau Didenda Akan Dijemput Polisi’
“Saya minta datanya dan nanti diserahkan ke saya. Peringatan ini tidak hanya untuk Hadipolo, tapi juga di desa lain harus selalu disiplin. Utamanya, memberikan layanan terbaik untuk masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Hadipolo Sulaeman Slamet mengaku kaget kedatangan orang nomor satu di Kudus di kantornya. Ia akan menjalankan arahan Plt Bupati Kudus sebagai bahan introspeksi dan evaluasi terkait kedisiplinan perangkatnya.
“Kedatangan Pak Bupati ini, jadi cambuk bagi saya. Ke depan, hal seperti ini tidak akan terjadi,” jelasnya.
Editor : Kholistiono

