BETANEWS.ID, KUDUS – Polres Kudus menyelenggarakan pelatihan pencegahan dan pertolongan pertama saat terjadi kebakaran. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Senin (31/8/2020).
Kegiatan yang diikuti ratusan anggota Polres tersebut bertujuan untuk mengantisipasi pencegahan dan melakukan pertolongan pertama bila terjadi kebakaran, terutama ketika musim kemarau.
Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma menuturkan, kegiatan yang dilakukan yakni pelatihan dasar sekaligus praktik memadamkan api. Menurutnya, setelah anggota Polres Kudus dilatih cara menangani api, pihaknya dapat ikut membantu masyarakat terutama dalam pencegahan dan melakukan pertolongan pertama di saat kebakaran.
Baca juga : Amankan Hutan dari Pencurian dan Kebakaran, Perhutani Gandeng Polres Kudus
“Ke depannya, para personel yang mendapatkan Diklatsar (pendidikan dan pelatihan dasar) pemadaman kebakaran, dalam praktik ini mereka dilatih agar mahir mengatasi kebakaran serta pencegahannya,” tuturnya.
Aditya melanjutkan, kegiatan ini menurutnya sangat penting agar saat kondisi darurat, anggota Polres Kudus dapat bertindak. Hal tersebut agar kebakaran tidak meluas semakin besar. Terlebih, saat ini musim kemarau. Aditya pun mengaku sempat mencoba sendiri bagaimana cara memadamkan api menggunakan alat pemadaman api ringan (Apar) dan menggunakan kain.

“Pada awalnya takut praktik memadamkan api menggunakan kain atau karung goni. Ya ini, pengalaman dan sangat mengasyikkan. Selain diajarkan memadamkan api, juga sigap memberikan pertolongan pertama dalam keadaan darurat,” tuturnya.
Sementara itu, Fair Chief PT Djarum Hadi Cahyana menuturkan, pelatihan yang diberikan merupakan antisipasi awal apabila anggota polisi menemukan kebakaran. Baik kebakaran yang terjadi di gedung ataupun di lapangan.
“Jadi jika nanti di TKP ada kejadian kebakaran, langsung bisa tertangani agar tidak membesar,” tuturnya.
Baca juga : Pak Bhabin Polres Kudus Bakal Tampil dengan Helm Bogo dan Ransel
Menurutnya, saat musim kemarau seperti sekarang ini, potensi terjadi kebakaran akan tinggi. Pihaknya berharap, agar anggota polres ikut melakukan sosialisasi dan membantu masyarakat mengenai dengan hal-hal yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
“Paling penting antisipasi ancaman kebakaran karena ini musim kemarau. Kebakaran juga bisa terjadi dalam gedung terutama di lingkungan polres,” jelasnya.
Editor : Kholistiono

