31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Guru Besar Fisipol UGM Cornelis Lay Wafat, Ganjar: ‘Beliau Sahabat Sekaligus Guru Politik’

BETANEWS.ID, YOGYAKARTA – Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM, Cornelis Lay meninggal dunia, Rabu (5/8/2020). Sosok Cornelis yang juga politisi senior PDI Perjuangan itu jadi kehilangan besar bagi banyak akademisi dan politisi, termasuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Bagi Ganjar, Cornelis Lay adalah sahabat baik sekaligus guru politiknya. Cornelis merupakan sosok yang selalu memberikan semangat dan jadi inspirasi bagi anak muda, khususnya yang ingin terjun ke dunia politik.

Gubernur Ganjar Pranowo melayat ke rumah duka Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada Cornelis Lay, di Sleman, Selasa (5/8/2020). Foto: Ist.

“Beliau itu teman, senior sekaligus guru saya. Beliau orang yang membuat saya yakin untuk terjun ke dunia politik. Beliau selalu mengajarkan bagaimana menjadi seorang pemimpin yang nasionalis. Beliau pemikir, intelektual dan sampai sekarang masih peduli pada adik-adiknya di organisasi GMNI,” kata Ganjar saat melayat ke rumah duka di Perum Cemara Blok F-13 Maguwoharjo, Depok, Sleman.

-Advertisement-

Baca juga: Gibran Sowan Ganjar Sebelum Ambil Rekomendasi PDI Perjuangan

Ganjar lantas menceritakan kesan mendalamnya bersama Cornelis. Sekitar 2013, dia ditelpon oleh seseorang dan diminta gabung dalam Badan Diklat Partai PDI Perjuangan. Ternyata, orang yang menghubunginya itu adalah Cornelis Lay.

“Sekitar 2003 kalau tidak salah, saya ditelpon beliau dan ikut di Badiklat PDIP. Saya diajak ngajar kemana-mana. Disitulah saya pertama gabung secara intens dengan PDIP, meskipun sejak mahasiswa saya sudah ikut partai itu. Beliau pula yang mendorong saya terjun ke politik, maka saya katakan, beliau adalah guru politik saya,” terangnya.

Sosoknya yang mengayomi dirasakan betul oleh Ganjar. Sejak menjadi anggota DPR RI dua periode dan Gubernur Jateng dua periode, Cornelis selalu memberikan masukan. Kritik, saran, solusi, dan informasi selalu diberikan.

Baca juga: Ganjar ke Gibran: ‘Bisa Selesaikan Problem Saat Pandemi Pasti Dipilih’

“Maka setiap ada acara di Jogja, saya pasti menyempatkan mampir untuk ngobrol banyak dengan beliau. Itu yang membuat saya sangat dekat, bahkan dengan keluarganya,” pungkasnya.

Diketahui, Cornelis Lay dilahirkan di Kupang, Nusa Tenggara Timur, 6 September 1959. Selain sebagai Guru Besar Fisipol UGM, Cornelis juga dikenal sebagai Politisi Senior PDI Perjuangan.

Dalam Pemilu Presiden 2014, Cornelis dipercaya sebagai Ketua Tim Ahli dan Pakar Politik Tim Pemenangan dan Perumus Joko Widodo-Jusuf Kalla. Cornelis juga pernah ditunjuk untuk menyusun teks pidato kenegaraan Presiden Jokowi pada pelantikan 20 Oktober 2014 lalu.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER