Bupati dan Sekda Pemalang Positif Covid, Ganjar: ‘Pemerintahan Ndak Boleh Terganggu’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Bupati Pemalang Junaidi beserta istri dan sejumlah pejabat di Pemkab Pemalang termasuk Sekda dinyatakan positif Covid-19. Menanggapi itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Pemalang tetap berjalan.

Ganjar mengatakan, saat ini roda pemerintahan sementara diserahkan kepada wakil bupati. Informasi itu didapatkannya setelah melakukan koordinasi dengan Bupati Pemalang.

“Sudah saya komunikasikan, pertama soal kesehatan. Pak bupati bilang sehat, bergas. Beliau izin pemerintahan diserahkan pada wakil dan saya setujui,” katanya saat ditemui di kantornya, Rabu (22/7/2020).

-Advertisement-

Menurut Ganjar, masih banyak orang yang bisa memegang pekerjaan di sana termasuk wakil bupati. Sehingga pelayanan pada masyarakat di Pemalang dipastikan tidak akan terganggu.

Baca juga: Sebelumnya Hanya 2.000, Ganjar Genjot Tes Covid di Jateng Jadi 4.991 Sehari

Ndak papa, okeh wong kok (banyak orang kok). Itu tetap jalan, pemerintahan ndak boleh terganggu. Kalau repot, telepon saya,” ucap Ganjar.

Ganjar juga meminta tracing kontak dekat, erat, dan sosial terhadap bupati, istri bupati, dan sejumlah pejabat yang positif Covid-19 di Pemalang digencarkan. Sasarannya baik keluarga maupun teman kerja yang pernah bersinggungan langsung dengan yang bersangkutan.

Tak hanya itu, Ganjar juga meminta acara-acara yang menimbulkan keramaian yang rencananya digelar di Pemalang ditunda dulu.

“Di sana kan katanya mau ada acara dengan kades-kades, saya minta tunda dulu. Termasuk ada kawinan yang mau mengundang banyak orang, tidak boleh pokoknya. Ini pelajaran untuk kita semuanya, ndak boleh ada acara rame-rame dulu,” tegasnya.

Baca juga: WHO Sebut Pemeriksaan Covid-19 di Jateng Rendah, Ganjar: ‘Kami Pilih Metode Tracing’

Ganjar juga menyoroti acara panen raya yang beberapa hari lalu digelar di Pemalang. Ia meminta semua yang hadir dalam acara itu untuk segera tes Covid-19.

“Saya sebenarnya diundang, tapi kebetulan tidak bisa hadir. Maka siapa saja yang kemarin hadir dalam acara panen raya itu, lebih baik segera tes. Kan kita tidak tahu kemarin ketemu siapa, kiri kanan siapa yang kemungkinan bisa menularkan virus itu,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER