Permintaan Meningkat, Ulil Bisa Jual Ratusan Lusin Masker Scuba Tiap Hari

BETANEWS.ID, KUDUS – Ditepi jalan gang 11 Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, tampak sebuah rumah dengan banner bertuliskan Pola Galaxi. Di dalam rumah tampak ribuan masker dalam plastik. Di antara masker tersebut, terlihat seorang pria mengenakan kemeja sedang memasukan satu persatu masker karakter kartun ke dalam plastik. Pria tersebut yakni Ulil Absor (28) produsen masker scuba.

Sambil melanjutkan aktivitasnya, Ulil begitu ia akrab disapa sudi berbagi kisah tentang usahanya tersebut. Dia menuturkan, sebelum menekuni usaha produksi masker ia terlebih dulu punya usaha pembuatan tas. Namun, diakuinya sejak ada Corona permintaan tasnya menurun. Di waktu bersamaan, keberadaan masker langka saat awal Corona mewabah.

Ulil sedang membungkus masker scuba yang diproduksinya, Kamis (9/7/2020). Foto: Rabu Sipan.

“Pada awal ada Corona, masker di Indonesia itu langka. Dari situ saya menangkap peluang. Di sela tetap produksi tas saya juga memproduksi masker. Pada waktu itu saya produksi masker sponge bond,” ujar Ulil kepada Betanews.id, Kamis (9/7/2020).

-Advertisement-

Pria yang dikaruniai satu anak itu menuturkan, awal produksi sekitar 500 lusin dan dipasarkan secara daring. Saat diposting itu, masker sponge bond buatannya langsung habis diborong dua bakul. Kemudian mereka langsung pesan lagi.

Baca juga: Produksi Masker, Abyadl Konveksi Tidak Ada Niatan Cari Untung dari Pandemi Corona

Karena banyak permintaan, ia pun berinisiatif untuk menambah jumlah produksi maskernya. Bahkan setiap hari ia mampu menjual sekitar 20 ribu lusin. Sedangkan pelanggan meliputi kota-kota di Jawa, Bali, Sumatera, hingga Kalimantan.

“Namun larisnya masker sponge bond itu tidak begitu lama, sekitar sebulan. Sebab setelah itu muncul masker scuba dan booming. Lagi-lagi saya pun tidak mau ketinggalan momen dan langsung produksi masker scuba,” bebernya.

Setelah jadi, ia pun memberi tahu para pelangganya. Menurutnya, para bakulnya itu sangat antusias untuk menjual masker scuba hasil produksinya. Bahkan produksi 300 lusin dalam sekejap langsung habis.

“Bahkan sampai kewalahan. karena memang kapasitas produksi mesinnya hanya mampu produksi 300 lusin sehari,” ungkapnya.

Dia menuturkan, menyediakan berbagai macam masker scuba. Untuk dewasa dan anak-anak dalam berbagai warna dan karakter. Ia juga menyediakan masker scuba untuk siswa sekolah, serta masker scuba untuk hijab.

Baca juga: Hijab Masker Produksi Rumah Jilbab Laku Keras di Pasaran

“Untuk harga bervariasi, mulai Rp 30 ribu untuk masker scuba polos. Masker siswa sekolah Rp 35 ribu selusin. Sedangkan masker karakter untuk dewasa dibanderol Rp 50 ribu selusin,” rincinya.

Dia menuturkan, saat ini permintaan masker scuba sudah mulai turun. Yang dulunya ia kewalahan dan bisa menjual 300 lusin, kini ia hanya mampu menjual 200 lusin masker scuba. Meski begitu ia tetap bersyukur. Sebab saat produksi tasnya menurun, ia mendapat tambahan rejeki dari produksi masker scuba.

“Semoga saja secepatnya sekolah mulai masuk. Sehingga permintaan tas akan ramai kembali,” tutup Ulil.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER