BETANEWS.ID, KUDUS – Kepedulian terhadap korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) datang dari para aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah. Dalam waktu hanya tiga hari, donasi yang dihimpun secara sukarela berhasil mencapai Rp133,9 juta.
Donasi tersebut diserahkan pada Jumat (28/8/2026) sebagai bentuk solidaritas ASN Kudus kepada masyarakat NTT yang terdampak bencana alam. Penggalangan melibatkan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus, baik yang terwadahi dalam Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) maupun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah menunjukkan kepedulian dan empati terhadap warga yang sedang menghadapi dampak bencana. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan wujud solidaritas sekaligus bakti sosial dari ASN Kudus.
“Alhamdulillah pada hari ini, Jumat 28 Agustus 2026, kita berbagi dengan saudara kita yang terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur sebesar Rp133,9 juta,” ujar Sam’ani di Pendopo Kudus, Jumat (28/8/2026).
Baca juga : Dongkrak Daya Beli, Swalayan hingga Hotel Beri Diskon di Momen Hari Jadi Kudus
Sam’ani menegaskan, donasi tersebut tidak berasal dari pungutan dengan nominal yang telah ditentukan. Seluruh ASN memberikan bantuan secara sukarela sesuai dengan kepedulian masing-masing.
Menurutnya, penggalangan donasi dari ASN tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan pengumpulan bantuan yang dilakukan pada 17 Agustus 2026. Saat itu, Pemkab Kudus juga menggalang donasi melalui kegiatan panggung rakyat dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Setelah kita mengadakan donasi pada 17 Agustus 2026 saat kegiatan panggung rakyat, kita tindak lanjuti dengan keikutsertaan teman-teman ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus secara sukarela,” jelasnya.
Sam’ani berharap bantuan yang terkumpul dapat sedikit meringankan beban masyarakat NTT yang terdampak bencana. Meski jumlahnya dinilai belum besar dibandingkan kebutuhan di lokasi bencana, ia menilai kepedulian dan solidaritas menjadi hal penting dalam situasi tersebut.
“Semoga walaupun ini hanya sedikit, bisa meringankan beban saudara-saudara kita di NTT,” katanya.
Bantuan Rp133,9 juta tersebut nantinya disalurkan melalui rekening posko bencana resmi yang ditunjuk Pemerintah Provinsi NTT. Penyaluran dilakukan melalui Bank Jateng langsung ke rekening donasi yang telah ditentukan dan divalidasi.
Sam’ani menjelaskan, donasi dari ASN ini merupakan tahap kedua bantuan yang dihimpun dari masyarakat Kudus untuk korban bencana di NTT. Sementara itu, donasi yang dikumpulkan pada 17 Agustus 2026 sebelumnya telah disalurkan.
“Yang ini ASN, khusus ASN. Ini tahap kedua,” ujarnya.
Untuk donasi tahap pertama yang dihimpun pada 17 Agustus 2026, jumlah bantuan yang terkumpul mencapai Rp17.845.000. Dengan demikian, kepedulian masyarakat dan ASN Kudus telah diwujudkan melalui dua tahap penggalangan bantuan untuk membantu masyarakat NTT yang terdampak bencana.
Editor: Kholistiono

