BETANEWS.ID, JEPARA – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi ratusan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Kabupaten Jepara kembali diundur.
Sesuai rencana, setelah sebelumnya juga sempat ditunda, MPLS seharusnya dimulai pada Jumat (31/7/2026). Namun, pelaksanaannya kembali diundur karena progres pembangunan gedung sekolah belum selesai.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (Dinsospermades) Kabupaten Jepara, Muh Ali, mengatakan mundurnya pelaksanaan MPLS membuat orang tua atau wali murid merasa resah. Mereka khawatir program tersebut batal dilaksanakan.
“Bapak ibu wali murid ini banyak yang tanya dan resah, ini jadi sekolah atau tidak, sehingga hari ini kita lakukan daftar ulang, tapi belum mulai MPLS,” kata Muh Ali saat ditemui di SRT Jepara yang berada di kawasan Bumi Perkemahan Pakis Adhi, Kecamatan Pakis Aji.
Untuk pelaksanaan MPLS, Muh Ali mengatakan kegiatan tersebut akan dimulai pada Kamis (20/8/2026). Ditargetkan, seluruh pekerjaan finishing bangunan telah selesai sehingga aman ditempati para siswa.
Sementara itu, pada pelaksanaan daftar ulang hari ini terdapat 270 siswa yang diundang. Mereka terdiri atas jenjang SD, SMP, hingga SMA, dengan masing-masing jenjang sebanyak 90 siswa.
Baca juga : Gedung Belum Rampung, MPLS Siswa Sekolah Rakyat Terpadu di Jepara Justru Dimajukan
Usai mengikuti kegiatan pembukaan, calon siswa yang didampingi orang tua atau wali murid melakukan tur keliling lingkungan sekolah untuk melihat berbagai fasilitas yang telah disediakan.
Karena MPLS belum dimulai, setelah daftar ulang para siswa kembali pulang ke rumah masing-masing.
“Setelah daftar ulang, anak-anak dan orang tua bisa keliling, lihat lingkungan sekolah, supaya nanti bisa nyaman saat di sini. Hari ini tidak langsung masuk asrama,” kata Muh Ali.
Selain 270 siswa SRT yang baru, di Jepara sebelumnya juga telah ada Sekolah Rakyat Rintisan yang berlokasi di Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan.
Total terdapat 75 siswa di Sekolah Rakyat Rintisan tersebut. Mereka telah lebih dulu menjalani pendidikan selama satu tahun.
“Untuk siswa SR yang di BLK, mereka mulai besok pagi sudah kembali ke asrama. Nanti, saat MPLS di sini sudah mulai, mereka ikut pindah ke sini,” ujar Muh Ali.
Sebagai informasi, gedung SRT 01 Jepara berdiri di atas lahan seluas 10 hektare. Berbagai fasilitas telah disediakan, seperti asrama, laboratorium, serta lapangan yang menunjang kegiatan olahraga.
Editor: Kholistiono

