Rayakan Usia Emas, RS Aisyiyah Kudus Mulai Bangun Gedung Rawat Inap Tujuh Lantai

BETANEWS.ID, KUDUS – Memasuki usia emas ke-50, RS Aisyiyah Kudus resmi memulai pembangunan gedung rawat inap eksekutif tujuh lantai, Rabu (1/7/2026). Pembangunan ini dilakukan untuk menambah kapasitas tempat tidur sekaligus menjawab tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Prosesi groundbreaking menjadi penanda dimulainya proyek pengembangan rumah sakit. Gedung baru tersebut diharapkan mampu mengurangi antrean pasien yang selama ini kerap terjadi akibat keterbatasan ruang perawatan.

Direktur RS Aisyiyah Kudus, dr. Indah Rosiana, mengatakan pembangunan gedung baru menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas layanan setelah diterapkannya kebijakan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Kebijakan tersebut membuat jumlah tempat tidur rumah sakit berkurang karena harus menyesuaikan standar luas ruang perawatan.

-Advertisement-

“Sebelum KRIS kami memiliki 168 tempat tidur, tetapi sekarang tinggal sekitar 145 tempat tidur. Padahal jumlah dokter spesialis, peralatan medis, dan layanan terus bertambah sehingga kebutuhan ruang rawat inap semakin besar,” ujarnya.

Menurut dr. Indah, keterbatasan kapasitas tempat tidur membuat pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) kerap harus menunggu selama 18 hingga 24 jam sebelum mendapatkan ruang perawatan. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan utama pembangunan gedung baru segera direalisasikan.

“Kami menargetkan kapasitas tempat tidur meningkat menjadi sekitar 180 hingga 190 unit setelah pembangunan selesai. Dengan penambahan itu, waktu tunggu pasien di IGD diharapkan dapat ditekan sehingga pelayanan menjadi lebih cepat dan optimal,” jelasnya.

Baca juga : Targetkan Nol Persen Kematian Ibu dan Bayi, RS Aisyiyah Kudus Gelar Pelatihan Resusitasi

Gedung baru, lanjutnya, akan dibangun di area tengah kompleks RS Aisyiyah Kudus dan difungsikan sebagai ruang rawat inap eksekutif dengan konsep yang lebih modern dan nyaman. Di lantai paling atas juga akan dibangun convention hall sebagai fasilitas pendukung.

“Selain membangun gedung baru, RS Aisyiyah Kudus juga menyiapkan kawasan parkir di lahan yang berada di seberang rumah sakit. Langkah tersebut dilakukan untuk mengatasi keterbatasan lahan sekaligus meningkatkan kenyamanan pasien, keluarga, dan pengunjung,” bebernya.

Momentum Milad ke-50 juga menjadi tonggak transformasi bagi RS Aisyiyah Kudus dalam menghadapi persaingan layanan kesehatan yang semakin kompetitif. Rumah sakit mengusung slogan “Go Better RS Aisyiyah, Unlimited Innovation” sebagai semangat untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan.

“Hari ini tepat 1 Juli 2026, RS Aisyiyah memasuki Milad ke-50 atau Golden Milad. Harapan kami, meski banyak rumah sakit baru dengan teknologi dan sumber daya manusia yang terus berkembang, RS Aisyiyah tetap menjadi pilihan masyarakat melalui pelayanan terbaik dan inovasi yang terus diperbarui,” tandas dr. Indah.

Ia menegaskan semangat Unlimited Innovation menjadi komitmen rumah sakit untuk terus beradaptasi dengan perkembangan dunia kesehatan dan tuntutan regulasi. Menurutnya, RS Aisyiyah ingin menjadi rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan terbaik melalui inovasi yang berkelanjutan.

“Penguatan layanan juga dilakukan dengan menambah sejumlah dokter spesialis, mulai dari spesialis jantung, dokter gigi spesialis, dokter anak, spesialis paru, hingga urologi. Meski demikian, fokus utama pengembangan saat ini tetap pada penambahan kapasitas tempat tidur agar pelayanan kepada pasien semakin optimal,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengapresiasi perjalanan RS Aisyiyah Kudus yang telah mengabdi selama lima dekade. Menurutnya, tingginya jumlah pasien dari luar daerah menjadi bukti bahwa rumah sakit di Kudus, termasuk RS Aisyiyah, telah mendapatkan kepercayaan masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat Milad ke-50 kepada RS Aisyiyah Kudus. Semoga semakin maju dan semakin juara karena kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit di Kudus terus meningkat,” katanya.

Sam’ani juga menyambut baik dimulainya pembangunan gedung rawat inap eksekutif tujuh lantai tersebut. Ia berharap pengembangan fasilitas itu mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan kemudahan, kenyamanan, dan layanan kesehatan yang lebih cepat bagi masyarakat.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER