BETANEWS.ID, KUDUS – Nama anggota Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Kabupaten Kudus, Anjas Pramono, menjadi sorotan setelah videonya saat mengikuti aksi di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta, beredar luas di media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan bahwa kehadiran Anjas dalam aksi tersebut merupakan urusan pribadi dan tidak terkait dengan TP3D maupun Pemerintah Kabupaten Kudus.
Video yang viral memperlihatkan puluhan investor dan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mendatangi kantor BGN pada Senin (8/6/2026). Mereka menyampaikan sejumlah aspirasi dan meminta kejelasan terkait operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Di antara peserta aksi tersebut tampak Anjas Pramono yang dikenal sebagai aktivis asal Kudus. Selain itu, Anjas juga tercatat sebagai anggota TP3D Kabupaten Kudus yang bertugas memberikan masukan dan pertimbangan kepada pemerintah daerah terkait pembangunan.
Munculnya video tersebut kemudian memunculkan berbagai spekulasi di masyarakat. Sebagian pihak mengaitkan kehadiran Anjas dalam aksi tersebut dengan posisinya sebagai anggota TP3D Kabupaten Kudus.
Baca juga : Gedung Kudus Sehat Rp91,4 Miliar Tuai Sorotan, RSUD Akhirnya Buka Suara
Menanggapi hal itu, Sam’ani memastikan tidak ada hubungan antara aksi yang berlangsung di kantor BGN dengan TP3D maupun Pemerintah Kabupaten Kudus. Menurutnya, keikutsertaan Anjas murni merupakan aktivitas pribadi yang tidak mewakili lembaga mana pun di lingkungan pemerintah daerah.
“Yang dilakukan Mas Anjas itu urusan pribadi. Tidak ada hubungannya dengan TP3D Kabupaten Kudus,” kata Sam’ani saat dimintai tanggapan, Rabu (10/6/2026) malam.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak terlibat dalam kegiatan yang berlangsung di Jakarta tersebut. Karena itu, segala bentuk pernyataan maupun tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut menjadi tanggung jawab masing-masing peserta yang hadir.
Sementara itu, Anjas Pramono membenarkan dirinya ikut dalam aksi di kantor BGN. Namun, ia menegaskan bahwa kehadirannya saat itu bukan sebagai anggota TP3D Kabupaten Kudus.
Anjas menjelaskan dirinya hadir sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Pangan Gizi Indonesia (APGI) 3T sekaligus investor dapur Program Makan Bergizi Gratis di wilayah 3T. Menurutnya, keikutsertaan dalam aksi tersebut berkaitan dengan aktivitas organisasi dan kepentingannya sebagai investor.
“Saya hadir bersama APGI 3T dalam kapasitas sebagai anggota asosiasi karena saya menjabat Wakil Sekretaris Jenderal dan juga investor dapur MBG di wilayah 3T,” ujarnya.
Ia berharap klarifikasi tersebut dapat meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat. Anjas menegaskan bahwa kehadirannya di kantor BGN tidak membawa nama TP3D maupun Pemerintah Kabupaten Kudus.
Editor: Kholistiono

