Tak Kelihatan Dua Hari, Lansia di Jepara Ditemukan Meninggal di WC Umum

BETANEWS.ID, JEPARA – Warga Desa Semat, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara digegerkan dengan penemuan seorang lansia laki-laki meninggal dunia di SPBM (Sanitasi Perkotaan Berbasis Masyarakat) atau WC umum pada Kamis (28/5/2026).

Dari video amatir yang diterima Betanews.id, korban tampak mengenakan kaus berwarna merah. Saat ditemukan, posisi korban dalam keadaan telungkup di atas ember.

SPBM tersebut terdiri dari dua lantai. Pada bagian bawah terdapat tiga kamar mandi umum. Sementara di lantai dua terdapat satu ruangan yang disekat menjadi dua bagian dan area lapang di depannya.

-Advertisement-

Ruangan yang disekat itu terdiri dari ruang tidur dan dapur. Di depan ruangan terdapat area lapang yang berisi beberapa perabot rumah tangga. Korban ditemukan di area lapang tersebut dalam keadaan seorang diri.

Kapolsek Tahunan, AKP Ginyono mengatakan, korban pertama kali ditemukan warga pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB. Warga kemudian melaporkan penemuan mayat tersebut kepada pihak kepolisian.

“Setelah ada laporan warga, kami datang ke lokasi, mengevakuasi jenazah korban, kemudian dibawa oleh tim medis ke RSUD RA Kartini,” ujar Ginyono saat ditemui di lokasi.

Baca juga : Live TikTok Sambil Bikin Sajam, Empat Remaja di Kudus Diamankan Polisi

Dari keterangan warga, korban dikenal dengan panggilan Mbah Mad (65). Korban merupakan warga Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur, dan memiliki keluarga di daerah Semarang.

Korban diketahui sudah lama merantau dan tinggal di SPBM Desa Semat. Menurut Ginyono, pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban di Semarang.

“Keluarga siang ini katanya mau datang. Dari hasil koordinasi, keluarga sudah mengikhlaskan dan nanti akan dimakamkan di Desa Semat,” ungkap Ginyono.

Abdul Aziz, Ketua RT setempat, yakni RT 7 RW 3, mengatakan korban sejak Selasa (26/5/2026) sudah tidak terlihat oleh warga.

Di kalangan warga, korban dikenal sebagai sosok yang religius. Korban sering melaksanakan salat berjamaah di musala dekat SPBM. Karena sudah dua hari tidak terlihat dan sepeda yang biasa digunakan korban masih tergeletak di depan SPBM, warga kemudian berinisiatif mengecek kondisi korban di tempat tinggalnya.

“Saat dicek itu, kami baru tahu ternyata Mbah Mad sudah meninggal,” ungkapnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER