Sambut Perayaan Waisak, 16 Biksu Lakukan Perjalanan Thudong dari Candi Sima Jepara

BETANEWS.ID, JEPARA – Menyambut Hari Raya Waisak pada 31 Mei 2026 mendatang, sebanyak 16 biksu memulai perjalanan Thudong dari Candi Sima, Desa Blingoh, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara.

Pelepasan perjalanan Thudong oleh 16 bhikkhu atau biksu itu dilakukan pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Sebanyak 16 biksu tersebut akan menempuh jarak kurang lebih 196 kilometer dengan berjalan kaki dari Candi Sima, Jepara menuju Candi Sewu di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.

-Advertisement-

Ketua Panitia Thudong, Sundoko menjelaskan, Thudong merupakan perjalanan spiritual yang dilakukan oleh para biksu.

Menurutnya, perjalanan itu tidak sekadar perjalanan fisik dengan berjalan kaki, namun juga menjadi perjalanan batin yang sarat makna spiritual.

Perjalanan Thudong tersebut ditempuh selama 11 hari dengan menjalani kehidupan sederhana dan penuh kedisiplinan spiritual.

Baca juga : Seniman Jepara Berencana Buat Kereta Kencana Ratu Kalinyamat Senilai Rp1 Miliar

“Dalam setiap langkah terdapat doa untuk kedamaian negeri,” kata Sundoko usai melepas para biksu untuk melakukan perjalanan Thudong.

Ia menjelaskan, 16 biksu yang mengikuti perjalanan Thudong itu berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Rute wilayah Jawa Tengah yang dilewati yakni Jepara, Demak, Semarang, Ungaran, Salatiga, Boyolali, dan berakhir di Kabupaten Klaten, tepatnya di Candi Sewu.

Selama perjalanan, para bhikkhu akan singgah di sejumlah fasilitas umum yang telah disediakan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan suasana toleransi, kepedulian sosial, serta memperkuat semangat keberagaman bangsa.

Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan, kegiatan ini menjadi cerminan wajah Jepara yang harmonis dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.

“Inilah wajah Jepara, bahwa keharmonisan sangat terjaga dengan baik. Jepara adalah rumah besar yang damai, subur akan toleransi, serta menghargai pluralitas dan keberagaman,” tuturnya.

Kegiatan pelepasan Thudong bhikkhu tersebut juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang turut hadir memberikan dukungan dan doa bagi kelancaran perjalanan spiritual para biksu menuju Candi Sewu.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER