BETANEWS.ID, JEPARA – Dari 195 desa dan kelurahan di Kabupaten Jepara, baru 63 atau 32 persen desa dan kelurahan yang sudah memiliki Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) Kabupaten Jepara, Zamroni Lestiaza mengungkapkan, data tersebut merupakan laporan dari pihak Kodim 0719/Jepara.
“Jepara yang sudah selesai pembangunan 100 persen ada 63 KDKMP,” sebut Zamroni kepada Betanews.id saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (18/5/2026).
Dari 63 gerai yang sudah selesai dibangun, sebanyak 10 KDKMP di Jepara telah resmi diluncurkan pada Sabtu (16/5/2026) oleh Presiden Prabowo.
Peresmian tersebut dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom di KDKMP Desa Mindahan, Kecamatan Batealit. Secara nasional, total terdapat 1.061 KDKMP yang resmi diluncurkan.
“Dari laporan yang kita terima, di Jepara kemarin ada 10 titik yang diluncurkan,” kata Zamroni.
Baca juga : 57 KDKMP di Kudus Resmi Beroperasi, Diresmikan Secara Virtual oleh Presiden
Sepuluh titik yang resmi diluncurkan tersebar di tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Bangsri di Desa Guyangan dan Desa Jerukwangi, Kecamatan Keling di Desa Jlegong, Kecamatan Kembang di Desa Dermolo dan Desa Tubanan.
Kemudian Kecamatan Nalumsari di Desa Bendanpete dan Desa Dorang, Kecamatan Tahunan di Desa Langon, Kecamatan Welahan di Desa Welahan, serta Kecamatan Batealit di Desa Mindahan.
Zamroni mengatakan, gerai KDKMP yang resmi diluncurkan sudah dilengkapi fasilitas berupa AC, rak untuk berjualan, serta satu unit truk. Fasilitas lain yang nantinya juga akan diberikan yakni mobil pikap.
“KDKMP yang diresmikan Pak Presiden kemarin itu ada dua unit tossa juga. Armada angkutan itu apakah nanti ada tambahan tossanya atau tidak, kita belum ada informasi,” jelas Zamroni.
Zamroni melanjutkan, gerai dan pergudangan tersebut nantinya akan difungsikan sebagai toko ritel yang menjual kebutuhan pokok masyarakat.
Selain sembako, produk usaha yang dijual nanti meliputi apotek desa, unit simpan pinjam, pupuk, gas, serta beberapa usaha lainnya.
“Sampai kemarin barang dagangannya juga belum ada. Mulai beroperasinya kapan, kita juga belum tahu, masih menunggu arahan dari pusat. Proses rekrutmen pegawai KDKMP juga belum selesai,” pungkasnya.
Editor: Kholistiono

