Gus Miftah Beri Tausiyah di Tempat Karaoke Pati, Singgung Rezeki dan Rahmat Allah

BETANEWS.ID, PATI – Gus Miftah memberikan siraman rohani bagi para pekerja karaoke di Kabupaten Pati dan warga sekitar. Kali ini, tokoh agama asal Yogyakarta tersebut mendatangi Permata Hotel untuk mengisi tausiyah.

Dalam kesempatan itu, Gus Miftah mengajak para pekerja karaoke untuk menyisihkan waktu dan bijak dalam memikirkan urusan dunia maupun akhirat. Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta yang aktif bertanya dan meminta petunjuk untuk menjalani hidup yang lebih baik.

“Bagilah waktumu, sisihkan waktumu karena waktu kita tidak banyak. Saya juga meminta kepada Allah dan berdoa untuk para pekerja karaoke agar mereka meninggal dunia tidak dalam keadaan bermaksiat. Saya memohon kepada Allah, jangan pernah mencabut nyawa anak-anak di karaoke dalam keadaan bermaksiat,” ucapnya dalam dakwah tersebut.

-Advertisement-

Ia menjelaskan bahwa Allah SWT masih memberikan kesempatan kepada manusia untuk bertobat. Menurutnya, hal paling mendasar yang perlu dilakukan para pekerja hiburan malam adalah senantiasa bersyukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT.

“Kita masih diberi kesempatan. Allah kurang baik apa kepada kita? Allah masih sayang kepada kita. Kalau rezeki diboikot, Allah tinggal memerintahkan malaikat agar malam ini tempat ini tidak ada tamu. Allah mampu melakukan itu,” ujarnya.

“Namun Allah tidak melakukan itu. Kalian yang masih bekerja di sini masih diberikan rezeki,” imbuh Gus Miftah.

Menurutnya, rahmat Allah SWT kepada para pekerja tempat hiburan malam masih ada, sehingga mereka tetap dapat hidup dari nafkah hasil bekerja di tempat karaoke.

“Kun fayakun, tempat ini bisa saja ditutup. Namun faktanya, rahmat Allah masih ada kepada kita. Atas kebaikan-Nya, di antara kita masih mampu membiayai anak, orang tua, memberi sedekah kepada anak yatim, dan masih banyak janda yang bisa mengurus anaknya hingga bersekolah,” terangnya.

Dalam dakwah kali ini, Gus Miftah juga memberikan santunan kepada peserta yang aktif bertanya. Ia memberikan uang tunai senilai Rp500 ribu kepada para penanya.

“Rahmat Allah tidak pernah salah. Namun kita yang sering tidak bersyukur,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Zaenal Musafak, menerangkan bahwa pengajian bersama Gus Miftah tersebut sudah dua kali digelar di tempat karaoke itu. Ke depan, pihaknya berencana berkomunikasi dengan Gus Miftah agar bersedia memberikan tausiyah rutin setiap tiga bulan sekali.

Ia juga mengajak para pekerja tempat hiburan malam untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rezeki di tengah gemerlap dunia malam. Karena itu, ia bersyukur acara tersebut mendapat dukungan dari masyarakat umum.

“Pengajian yang dihadiri Bapak Gus Miftah ini bertujuan membina LC (Ladies Companion) dan karyawan agar, mudah-mudahan, mereka bertobat dan bisa menyisihkan waktu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Kami sudah mengajukan agar nantinya, InsyaAllah, ada jadwal rutin setiap tiga bulan sekali dan beliau bersedia menyusun jadwal,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER