Yayasan RUS Siapkan SMP Internasional di Kudus, Fokus Cetak Talenta Animasi dan Kreatif

BETANEWS.ID, KUDUS – Yayasan Pendidikan Islam Raden Umar Said (RUS) berencana mendirikan SMP Internasional Raden Umar Said di Kabupaten Kudus. Kehadiran sekolah tersebut diproyeksikan menjadi langkah awal untuk menyiapkan siswa agar lebih siap melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) RUS yang dikenal unggul di bidang animasi dan industri kreatif.

Pembina Yayasan Pendidikan Islam Raden Umar Said, Sucipto, mengatakan pendirian SMP tersebut bertujuan menyiapkan bibit-bibit siswa unggulan sejak dini. Menurutnya, selama ini banyak siswa dari sekolah umum yang mengikuti seleksi masuk SMK RUS, namun belum seluruhnya mengenal kultur dan sistem pembelajaran yang diterapkan di sekolah tersebut.

“SMP RUS yang akan kami programkan ini untuk menyiapkan siswa masuk ke SMK RUS. Harapannya, sejak awal mereka sudah mengenal lingkungan dan sistem pendidikan di SMK RUS sehingga nantinya bisa menjadi bibit-bibit unggul,” bebernya belum lama ini.

-Advertisement-

Ia berharap proses penyiapan fasilitas pendukung, termasuk gedung sekolah, dapat segera direalisasikan pada tahun ini. Bahkan, pihak yayasan telah meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Kudus agar rencana tersebut bisa segera berjalan.

Baca juga : SMK RUS Kudus Jadi Langganan Proyek Animasi Global, Waka Kibo Season 3 Segera Hadir

“Kami berharap penyiapan gedung bisa dilakukan tahun ini agar program SMP ini segera terealisasi,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menyampaikan dukungannya terhadap rencana pendirian SMP Internasional Raden Umar Said. Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut akan menjadi yang pertama di Kabupaten Kudus dengan konsep internasional yang terintegrasi dengan pengembangan industri kreatif dan animasi.

“Yayasan ini berencana mendirikan SMP Internasional Raden Umar Said. Tentu kita dorong dan dukung, karena ini satu-satunya di Kudus,” katanya.

Sam’ani menilai pendidikan berbasis animasi dan digital kreatif sangat relevan dengan kebutuhan era digitalisasi saat ini. Ia berharap sekolah tersebut mampu mencetak generasi muda yang siap kerja, siap melanjutkan pendidikan, sekaligus memiliki daya saing global.

“Animasi menjadi kebutuhan di era digital seperti sekarang. Harapannya, anak didik nantinya semakin siap kerja, siap pendidikan, dan siap melanjutkan ke jenjang berikutnya,” ungkapnya.

Ia juga meminta agar rencana pendirian sekolah tersebut didampingi oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus sehingga proses pengembangannya dapat berjalan secara optimal.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER