Tanamkan Nilai Keimanan Sejak Dini, Ribuan Anak Ikuti Praktik Manasik Haji di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Ribuan anak PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) se-Kabupaten Kudus dan Jepara terlihat khidmat mengikuti kegiatan manasik haji 2026 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh TKIT Umar Bin Khatab (UBK) Kudus tersebut menggandeng 12 lembaga pendidikan lainnya untuk bersama-sama menggelar kegiatan itu.

Kepala TKIT UBK Kudus, Eti Nidiawati menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut rutin digelar setiap tahun saat musim haji. Setidaknya ada sebanyak 1.082 peserta dari Taman Kanak-kanak (TK) atau Raudlatul Athfal (RA) yang berasal dari Kudus dan Jepara, serta 176 guru pendamping dari 13 lembaga pendidikan.

“Untuk tahun ini meningkat sekitar 300 peserta dari tahun sebelumnya. Karena tahun lalu itu sekitar ada 700-an peserta,” bebernya di sela-sela kegiatan.

-Advertisement-

Menurutnya, kegiatan manasik haji untuk anak tersebut sebagai pengenalan guna menanamkan nilai-nilai keimanan serta ketakwaan kepada Allah sejak usia dini. Salah satunya dengan mengenalkan Rukun Islam kelima, yaitu haji.

“Semoga anak-anak jadi termotivasi, punya cita-cita untuk pergi ibadah haji kelak saat mereka dewasa. Memang yang kami utamakan untuk anak adalah pembentukan karakter, terutama mereka harus sabar, disiplin, bertanggung jawab, serta peduli dengan temannya dalam mengikuti manasik haji ini,” ungkapnya.

Baca juga : Tebar Kepedulian Sosial di Kudus, Jaleca Sancaya Santuni 57 Anak Yatim

Eti menjelaskan, berbagai tata cara haji diperkenalkan kepada anak dalam praktik manasik haji tersebut. Di antaranya meliputi lempar jumrah, tawaf, sai, dan lain sebagainya.

“Melalui pengenalan ibadah haji ini akan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak melalui praktik langsung, mengembangkan kemampuan anak dalam mengikuti instruksi, disiplin, tertib, dan sabar selama kegiatan berlangsung,” tuturnya.

Selain itu, kegiatan bersama tersebut juga bisa menumbuhkan sikap kebersamaan, kerja sama, saling membantu, dan menghargai teman, serta mengembangkan aspek perkembangan anak, seperti nilai agama dan budi pekerti, sosial emosional, bahasa, motorik, serta kognitif melalui kegiatan tematik.

“Kami berharap bisa memupuk rasa percaya diri dan keberanian anak dalam mengikuti kegiatan bersama ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) PAUD pada Disdikpora Kabupaten Kudus, Wahyul Huda sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, manasik haji dapat menjadi momentum pengalaman bagi anak untuk menumbuhkan kecintaan terhadap agama.

“Semoga melalui kegiatan ini dapat menambah rasa iman dan Islam mereka. Sehingga ke depannya, karakter anak juga menjadi lebih baik,” terangnya.

Dia berharap, pembiasaan baik dalam pembentukan karakter anak ini bisa menjadi agenda rutin agar nantinya anak-anak juga memiliki pengalaman yang lebih berharga dan bermakna.

“Kami juga mengapresiasi keikutsertaan sekolah TK dari luar daerah, yakni Kabupaten Jepara yang ikut serta dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER