Delapan Tahun Menunggu, 1.354 Pedagang di Pasar Bangsri Jepara Akhirnya Pindah ke Pasar Baru

BETANEWS.ID, JEPARA — Pasar Rakyat Bangsri, Jepara, yang sebelumnya berada di dekat Terminal Bangsri, akhirnya resmi dipindah ke lokasi baru yang berjarak sekitar satu kilometer ke arah selatan dari lokasi lama pada Rabu (29/4/2026).

Pembangunan Pasar Rakyat Bangsri yang baru tersebut dimulai pada tahun 2018. Namun, proses pembangunan sempat dihentikan dua kali, yakni pada tahun 2020 dan 2024, akibat pengalihan dan keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jepara.

“Alhamdulillah setelah bertahun-tahun, sudah delapan tahun ya, ditunggu oleh warga Bangsri untuk pindah dari pasar lama ke pasar baru, Alhamdulillah hari ini terealisasi,” kata Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, saat ditemui usai meresmikan perpindahan Pasar Bangsri.

-Advertisement-

Perpindahan Pasar Bangsri dari lokasi lama ke lokasi baru, menurut Hajar, disambut antusias oleh para pedagang.

Dari bagian depan, beberapa kios sudah tampak dipasangi label nama toko milik para pedagang. Hal tersebut juga terlihat di bagian dalam pasar.

Baca juga : Tujuh Tahun Dibangun, Pasar Bangsri Jepara Akhirnya Bakal Dibuka

Sejumlah pedagang, mulai dari pedagang sembako, plastik, hingga pakaian, juga sudah mulai memindahkan barang dagangan mereka dari lokasi lama ke lokasi baru.

“Pedagang sambutannya positif dan mereka antusias untuk pindah ke pasar yang baru,” ujar Hajar.

Hajar menyebutkan total terdapat 1.401 kios pedagang di Pasar Bangsri yang baru, dengan rincian kios depan sebanyak 116, kios dalam 688, lapak kering 336, lapak basah 180, dan kios onderdil 84.

“Total pedagangnya ada 1.354 yang pindah dari pasar lama ke pasar baru,” sebutnya.

Di pasar lama, Hajar berharap tidak ada pedagang yang kembali berjualan. Untuk itu, ia sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Jepara agar menutup lokasi Pasar Bangsri lama.

“Di pasar lama jangan sampai ada dua pasar, tadi kita sudah sampaikan ke Disperindag agar pasar lama ini ditutup, biar tidak ada yang di sana (pasar lama) atau di sini (pasar baru),” katanya.

Dari hasil perencanaan sementara, Hajar mengatakan Pasar Bangsri lama nantinya akan dijadikan sebagai kawasan ruang terbuka hijau.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Bangsri, Nur Kholis, mengaku senang akhirnya para pedagang bisa pindah dari pasar lama yang lokasinya kurang strategis ke tempat baru yang lebih luas.

Namun, ia berharap beberapa fasilitas yang saat ini belum tersedia dapat segera dilengkapi, salah satunya lampu penerangan. Sebab, pada malam hari lokasi Pasar Bangsri masih dalam kondisi gelap.

“Kalau bisa fasilitas ditambah, seperti lampu penerangan, karena kalau malam gelap seperti kuburan. Kemudian CCTV, mohon masing-masing pintu diberikan CCTV, ini penting untuk menjaga keamanan,” pintanya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER