Berkat Dorongan Sang Anak, Elok Sukses Buka Gultik Mantan Pertama di Kudus

Dari seberang Jalan HM Subchan ZE Nomor 22, Janggalan, Kudus, terlihat beberapa orang sedang menyantap nasi dengan sayur gulai di kedai “Gulai Tikungan Mantan”. Mereka terlihat sangat menikmati hidangan yang tersaji. Sementara dari depan, karyawan kedai tampak sibuk melayani pelanggan lain yang datang silih berganti.

Kedai gulai tikungan (gultik) ini adalah pelopor gultik pertama di Kudus. Meski terbilang belum lama, kedai ini tidak pernah sepi pelanggan. Bahkan beberapa dari mereka rela datang dari luar kota sekadar hanya untuk mencicipi kuliner tersebut.

Elok Nur Azizah (48), pemilik kedai, mengaku memulai usaha berkat dorongan dari putrinya, Yusrina Eva Nabila, yang saat ini sedang menempuh pendidikan kedokteran gigi di Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS). Melihat peluang karena di Kudus belum ada, akhirnya ia mantap membuka kedai gultik mantan di Kudus.

-Advertisement-

Baca juga: Ramadan Bawa Berkah, Pesanan Produk Ecoprint Kudus Melejit hingga Tembus Pasar Malaysia

“Alhamdulillah dalam semalam bisa habis hingga 100 porsi lebih,” ungkap Elok sapaan akrabnya.

Berbeda dengan kedai gultik pada umumnya yang hanya menggunakan daging sapi, Elok juga menyediakan gultik dengan daging ayam di kedainya. Hal ini didasari dari permintaan pelanggan yang memintanya untuk menyediakan gultik dengan daging ayam.

“Kalau di Blok M kan hanya daging sapi ya. Kemarin ada yang tanya daging ayam, jadi sekarang kami sediakan,” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Satu porsi gultik mantan dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp12.000. Pelanggan juga dibebaskan mengambil kerupuk sesukanya dari yang disediakan. Selain itu, gultik yang identik dengan porsi sedikit tidak berlaku di kedai gultik mantan milik Elok.

“Sering dikomen porsinya kebanyakan, katanya tidak seperti gultik pada umumnya. Tapi saya tidak tega jika harus memberi porsi sedikit. Jadi ya tidak apa-apa saya beri porsi segitu, biar kenyang,” terang ibu empat anak itu.

Baca juga: Pesanan Jajanan Keciput Meningkat Tajam, Tri Food Jaya Produksi Hingga 50 Kg per Hari

Selain menyediakan menu gulai, kedai gultik mantan juga menyediakan aneka sate-satean yang dibanderol dengan harga Rp3.000 setiap tusuknya. Di sana juga memyediakan mochi dan aneka dimsum yang juga dibuat anak sulung Elok sendiri.

“Dulu sempat ada menu soto juga, tapi yang banyak dicari gultik. Akhirnya stop bikin soto, ribet juga kalau ada ternyata,” tambahnya.

Penulis: Prih Nur Fia Istiqomah, Mahasiswa Magang PBSI UMK

Editor: Ahmad Rosyidi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER