BETANEWS.ID,JEPARA– Perayaan Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi pada tahun ini terasa berbeda bagi warga Jepara khususnya yang berdomisili di Kecamatan Karimunjawa.
Bekerja sama dengan Express Bahari, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI menyediakan 1.200 tiket mudik gratis Jepara-Karimunjawa yang terbagi ke dalam empat kloter.
Petugas Kesyahbandaran pada Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Jepara, Dedi Agus Triyanto mengatakan jadwal keberangkatan mudik gratis Jepara-Karimunjawa yaitu tanggal 17, 19, 26, dan 28 Maret 2026.
“Setiap keberangkatan kuotanya 300 penumpang, 150 penumpang dari Pelabuhan Jepara dan 150 penumpang dari Pelabuhan Karimunjawa,” kata Dedy saat ditemui di Pelabuhan Penyebrangan Jepara, Selasa (17/3/2026).
Jam keberangkatannya yaitu pukul 07.30 WIB untuk yang dari Pelabuhan Jepara dan pukul 11.00 WIB untuk yang dari Pelabuhan Karimunjawa.
“Syaratnya harus ber KTP Jepara, diluar KTP Jepara tidak bisa mengikuti program ini,” tambahnya.
Dedy mengatakan di momen arus mudik lebaran kali ini, berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG cuaca di laut cukup mendukung hingga hari H lebaran. Sehingga aman untuk penyebarangan kapal.
Baca juga: Pemkab Kudus Fasilitasi Warganya Mudik Gratis
Selain itu, Dedy melanjutkan di Kantor UPP Kelas II Jepara saat ini juga sudah dilengkapi dengan sistem navigasi yang bisa berkoordinasi langsung dengan kapal yang melintas di Perairan Laut Jepara. Sehingga pihaknya bisa mendapat laporan real terkait kondisi dan cuaca di laut.
“Kepada pemudik tetap jaga kesehatan. Meskipun kondisi cuaca sampai hari-H lebaran nanti masih terpantau landai,” pesannya.
Salah satu peserta mudik gratis, Zulaekhah (34) Warga Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa mengatakan baru kali ini terdapat program mudik gratis ke Karimunjawa.
Program itu menurutnya sangat membantu untuk ia dan tiga anggota keluarganya yang lain. Sebab ia tidak perlu membeli tiket untuk pulang ke kampung asalnya.
“Ini baru pertama kali, sangat membantu karena tiketnya gratis,” ungkap perempuan yang setiap harinya tinggal di Kelurahan Ujungbatu Jepara.
Zulaekhah mengatakan ia dan keluarganya berencana kembali ke Jepara pada tanggal 30 Maret 2026. Namun, karena sudah diluar jadwal mudik gratis, saat kepulangannya kembali ke Jepara ia harus merogoh uangnya sendiri.
Editor: Kholistiono

